KOTA SERANG,gitamedia.com – Peringatan Hari Otonomi Daerah 2026 jadi momentum refleksi. Wali Kota Serang Budi Rustandi tegaskan, semangat otda adalah jalan wujudkan delapan cita luhur bangsa sesuai tema tahun ini: “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”.
Dikatakan Budi, Amanat Presiden Prabowo Subianto yang dibacakan Mendagri menegaskan, kesatuan visi dan langkah yang sinkron dari pusat hingga daerah adalah kekuatan utama menuju Indonesia Emas 2045.
“Otonomi daerah memberikan kewenangan kepada daerah untuk mengelola pemerintahan sesuai potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah. Hal ini menjadi peluang untuk meningkatkan pelayanan publik, mempercepat pembangunan, dan mendorong pemberdayaan masyarakat,” ujar Budi.
Namun ia mengingatkan, otonomi tak bisa jalan sendiri. Butuh sinergi kuat pusat dan daerah agar kebijakan benar-benar dirasakan warga.
Sebagai daerah otonom yang terus tumbuh, Kota Serang masih hadapi tantangan kemandirian fiskal. PAD terbatas, ketergantungan pada dana transfer pusat dan provinsi masih tinggi.
“Karena itu, Pemkot Serang terus meningkatkan sinergi dan kerja sama dengan pemerintah daerah lain, kementerian, perguruan tinggi, dunia usaha, dan berbagai mitra untuk mendukung pembangunan,” tegas Budi.
Dengan kolaborasi dan komitmen kuat, Pemkot optimis bisa jawab kebutuhan masyarakat sekaligus sukseskan 13 program unggulan kepala daerah lima tahun ke depan.
“Selamat Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026. Semoga segala ikhtiar kita dalam memajukan daerah dan menyejahterakan masyarakat mendapat ridho dari Allah SWT,” Jelas Wali Kota Serang Budi Rustandi
“Peringatan ini bukan sekadar upacara. Bagi Serang, otda adalah kerja nyata: dari betonisasi jalan, parkir digital, sampai penataan Royal Baroe. Semua butuh fiskal sehat, SDM kuat, dan sinergi tanpa sekat. Asta Cita hanya bisa terwujud kalau pusat dan daerah satu irama. Serang siap jadi bagian dari lompatan menuju Indonesia maju dan sejahtera,” pungkasnya. (nf)











