KOTA SERANG, (gitamedia.com) – Tingkat pengangguran terbuka di Kota Serang tahun 2025 menunjukkan penurunan ringan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.Walaupun belum mencolok, kecenderungan ini dianggap sebagai tanda baik bagi situasi ketenagakerjaan di pusat pemerintahan Provinsi Banten tersebut.
Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dalam rilis Kota Serang Dalam Angka 2026, jumlah pengangguran terbuka tahun 2025 mencapai 26.008 orang atau sebesar 6,95 persen.
Sedangkan di tahun 2024, angkanya masih di 26.686 orang atau 7,12 persen.Dengan demikian, ada penurunan sebanyak 678 orang atau 0,17 persen dalam tingkat pengangguran terbuka (TPT) selama satu tahun terakhir.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Serang, Mochamad Poppy Nopriadi, menyatakan bahwa penurunan ini menandakan perbaikan kondisi pasar kerja, walaupun belum terlalu kentara.
“Ini memang lebih rendah daripada tahun sebelumnya, tapi penurunannya belum terlalu signifikan. Tantangan utama kami adalah keterbatasan dana untuk mengembangkan program penyerapan tenaga kerja,” ungkapnya, Rabu 4 Maret 2026.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Serang lewat Disnakertrans terus berinisiatif menurunkan angka pengangguran terbuka melalui beragam strategi dan program yang disesuaikan dengan kebutuhan sektor industri.Salah satu upaya yang dijalankan adalah penyelenggaraan pelatihan kompetensi yang disesuaikan dengan tuntutan pasar kerja, sehingga pencari kerja memiliki kemampuan yang pas.
“Kami prioritaskan peningkatan skill pencari kerja supaya selaras dengan permintaan industri. Di samping itu, lewat Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja (Penta), kami bantu warga bekerja di luar wilayah,” jelasnya.
Selain penempatan di dalam negeri, Disnakertrans Kota Serang juga menyediakan kesempatan kerja ke luar negeri melalui jalur resmi. Program penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dijadikan salah satu pilihan yang terus dipromosikan untuk memberikan opsi lapangan kerja yang lebih beragam bagi masyarakat.
“Kami terus maksimalkan pelatihan dan fasilitasi penempatan kerja, baik domestik maupun pengiriman PMI ke luar negeri dengan prosedur yang benar, supaya angka pengangguran di Kota Serang bisa terus menurun tiap tahun,” tambahnya. (nur)











