SIDOARJO,gitamedia.com– Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM LIRA) Pamekasan kembali menggelar aksi demonstrasi jilid III di depan Kantor Bea dan Cukai Kanwil Jawa Timur I.
Aksi unjuk rasa ini menjadi puncak kekecewaan massa terhadap penanganan peredaran rokok ilegal di wilayah Jawa Timur, khususnya di Pulau Madura.
Bupati LIRA Pamekasan, Slamet Riyadi, menyatakan kekecewaannya lantaran Kepala Bea Cukai Kanwil Jawa Timur I tidak pernah sekalipun menemui perwakilan massa sejak aksi jilid I hingga jilid III berjalan.
Sikap tersebut dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap aspirasi masyarakat.
“Terus terang kami sangat kecewa. Mulai aksi jilid I sampai jilid III, Kepala Bea Cukai Kanwil Jawa Timur I tidak pernah menemui massa aksi. Bagi kami, ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap massa aksi yang datang untuk menyampaikan aspirasi dan meminta kejelasan,” tegas Slamet Riyadi dalam orasinya di Sidoarjo.
Tidak sekadar berorasi, dalam aksi jilid III ini LSM LIRA Pamekasan mendirikan Posko Pengaduan Masyarakat tepat di depan Kantor Bea Cukai Kanwil Jatim I.
Posko ini ditujukan bagi warga maupun para pemilik toko kelontong di Jawa Timur yang merasa terdampak oleh tindakan penindakan aparat Bea Cukai.
LIRA menegaskan tidak akan menghentikan gerakan ini. Selain berjanji akan terus menggelar demonstrasi susulan secara berjilid-jilid, Slamet menyatakan pihaknya tengah menyiapkan berkas laporan resmi untuk dibawa ke ranah hukum dan instansi berwenang apabila ditemukan bukti pelanggaran hukum yang kuat dari pihak otoritas bea dan cukai. (red)











