JAKARTA ,17 Maret 2026 – Ketua Tim Advokasi Peduli Kesehatan Warga Jakarta, Johan Imanuel, memberikan perhatian serius terkait isu penertiban fasilitas olahraga di ibu kota. Dalam keterangan resminya yang diterima media, Johan mengusulkan agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah yang lebih proporsional dan berkeadilan melalui lima poin alternatif kebijakan.
“Kami mengusulkan kebijakan yang tidak sekadar mengedepankan penutupan, tetapi memberikan solusi bagi pengelola dan warga sekitar agar ekosistem olahraga tetap terjaga,” ujar Johan Imanuel.
Adapun lima poin usulan yang disampaikan adalah:
1. Mekanisme Legalisasi Bertahap: Pemerintah diusulkan memberikan masa tenggang bagi pengelola lapangan padel untuk melengkapi perizinan seperti PBG/IMB dan SLF, dibarengi dengan pendampingan teknis yang transparan.
2.Penyesuaian Tata Ruang Selektif: Melakukan evaluasi berbasis dampak di area hunian. Jika tidak ada gangguan signifikan, pemerintah dapat mempertimbangkan izin khusus atau penyesuaian zonasi terbatas.
3.Standarisasi Pengendalian Kebisingan: Mewajibkan penggunaan teknologi peredam suara dan pembatasan jam operasional sebagai syarat tetap beroperasi guna melindungi kenyamanan warga.
4.Kemitraan Fasilitas Olahraga: Menggandeng pihak swasta sebagai bagian dari penyediaan ruang aktivitas fisik masyarakat selama standar keselamatan dan lingkungan terpenuhi.
5.Percepatan Revitalisasi Taman Kota: Johan menekankan pentingnya perbaikan taman-taman di Jakarta yang saat ini kurang terawat. Revitalisasi infrastruktur seperti jogging track harus diprioritaskan agar masyarakat memiliki alternatif ruang olahraga yang setara.
Menurut Johan, langkah-langkah ini penting diambil agar semangat warga Jakarta untuk hidup sehat melalui olahraga tidak terhambat oleh kendala administratif yang kaku, namun tetap menghormati aturan tata ruang dan kenyamanan lingkungan. (sg)











