JAKARTA SELATAN, GITAMEDIA.COM – Kawasan Kalibata, tepatnya di Warunk Wow, mendadak berubah menjadi lautan pemuda asal Indonesia Bagian Timur pada Sabtu (28/03/2026).
Ratusan pemuda dan mahasiswa yang merantau di Jabodetabek memadati lokasi guna menghadiri Halal Bi Halal yang digelar oleh Kornas Presidium Pemuda Timur.
Acara ini menjadi panggung penting bagi dua tokoh sentral, Haidar Alwi dan Sandri Rumanama (Tuhuteru), yang hadir memberikan arahan strategis bagi masa depan pemuda timur di tanah rantau.
Dalam orasinya, tokoh nasional Haidar Alwi menekankan bahwa kekuatan utama perantau adalah persatuan. Ia mendorong para pemuda untuk tidak hanya mencari penghidupan di Jakarta, tetapi juga memikirkan cara membawa kemajuan ke kampung halaman.
“Pemuda Timur harus menjadi motor penggerak. Solidaritas yang kita bangun hari ini adalah modal utama untuk memastikan wilayah Indonesia Timur tidak lagi tertinggal, melainkan tumbuh sejajar dengan daerah maju lainnya di Indonesia,” tegas Haidar Alwi di hadapan ratusan audiens yang antusias.
Senada dengan hal tersebut, Sandri Rumanama selaku tokoh muda yang berpengaruh, menggarisbawahi pentingnya kontribusi nyata.
Menurutnya, keberadaan pemuda timur di Jakarta harus memiliki dampak berganda (multiplier effect) bagi pembangunan di daerah asal.
“Kita di sini untuk bersatu, bukan terpecah. Kontribusi kita ditunggu di wilayah asal. Mari kita buktikan bahwa pemuda Timur adalah intelektual dan pejuang pembangunan yang tangguh,” ujar Sandri dengan penuh semangat.
Pantauan jurnalis Gitamedia di lokasi menunjukkan suasana penuh keakraban.
Selain sesi arahan dari para tokoh, acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan hiburan khas Timur dan sesi ramah tamah yang mempererat tali silaturahmi antar-mahasiswa dan tokoh masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik balik penguatan jejaring pemuda Indonesia Timur dalam mengawal pembangunan nasional dari ufuk timur Indonesia. (sg)











