KABUPATEN SERANG, (gitamedia.com) – DINAS Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang terus me-mastikan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Serang dalam kondisi baik. Untuk itu, kegiatan rehabilitasi jalan dan jembatan berkelanju tan dilakukan guna menjamin mobilitas masyarakat supaya tidak terganggu dan aktivitas warga tidak terhambat.
DPUPR Kabupaten Serang di bawah kepemimpinan Yadi Pri-yadi Rochdian, S.T., M.M., M.T. dan Sekretarisnya Tony Kris-tiawan, S.T., M.Si., pun pada tahun ini tetap membangun jalan-jalan desa walaupun jumlahnya tidak banyak karena anggaran yang ada terkena efisiensi.
“Untuk pembangunan in-frastruktur ada beberapa jalan dan jembatan yang kita laku-kan rehabilitasi,” ujar Yadi.
Berkaitan dengan pemuli-han jembatan, DPUPR Kabu-paten Serang salah satunya telah melaksanakan perbaikan jembatan Cikambuy di Jalan Bandung-Malabar di Desa Blokang, Kecamatan Bandung yang kondisinya rusak parah. Rehabilitasi dilakukan setelah adanya perintah langsung dari Bupati Serang Hj. Ratu Rach-matuzakiyah, S.Pd., M.M. dan Wakilnya Muhammad Najib Hamas, S.E., Μ.Μ.
Lalu, DPUPR Kabupaten Serang juga berkolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3) melakukan bersih-bersih irigasi yang dilaksanakan di bendungan haru Pama. Muhammad Najib Hamas, S.E., M.M. Wakil Bupati Serang penting oleh semua pihak teru tama masyarakat petani yang sering menanfaatkan air untuk pertanian. “Karena BBWSC3 kewenang-annya ada di irigasi dan sungai, maka kita perlu kolaborasi dengan Balai Besar guna kelan caran irigasinya,” ucapnya.
Kemudian, DPUPR Kabupa-ten Serang terus mengupaya-kan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retri busi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang sekarang baru tercapai 56 persen dari target Rp 28 miliar. “Kita terus upayakan agar bisa tercapai
targetnya. Untuk target kita turun dari tahun lalu, karena kalau terlalu tinggi khawatir tidak tercapai,” tuturnya.
Adapun upaya yang dilaku-kan untuk meningkatkan pe-nerimaan retribusi PBG, salah satunya melalui kegiatan so-sialisasi kepada para pelaku usaha dan dunia industri yang ada di Kabupaten Serang. “So-sialisasi penting, karena ada pengusaha-pengusaha yang sudah mendaftar di sistem tapi belum melanjutkan prosesnya. Apakah mereka ini belum tahu caranya atau bagaimana,” paparnya.(red/bin)











