Jakarta, gitamedia.com- Pada malam 25 April 2026 – Suasana gemerlap menyelimuti Jakarta Convention Center saat malam grand final Putri Indonesia 2026 mencapai puncaknya pada Jumat (24/4) malam. Di antara 45 finalis dari seluruh provinsi, nama Agnes Aditya Rahajeng dari Banten bersinar terang setelah dinobatkan sebagai Putri Indonesia 2026, meraih mahkota Borobudur Merah yang sebelumnya dipegang Firsta Yufi.
Agnes Aditya Rahajeng lahir pada 13 Januari 2000 di Amerika Serikat, dibesarkan di California sebelum pindah ke Bali dan Tangerang. Ia anak bungsu dari tiga bersaudara dari pasangan Christoporus Harno dan Maria Ekawati, dengan dua kakak perempuan Maria Rahajeng (mantan Miss Indonesia 2014) dan Elizabeth Rahajeng; lulusan Sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Pelita Harapan (UPH) tahun 2022 dengan predikat Cum Laude. Sebagai model dan konten kreator dengan akun Instagram @agnesrahajeng (lebih dari 101 ribu pengikut).
Agnes mengungguli pesaing ketat melalui babak Top 16, Top 4, hingga sesi tanya jawab yang memukau juri, dengan tema ajang “Dari Indonesia untuk Dunia: Kontribusi Perempuan dalam Inovasi dan Teknologi untuk Keberlanjutan Alam serta Perdamaian Global”. Ia tampil memukau mengenakan gaun kristal merah dan kostum badak Banten, mencuri perhatian sejak prakarantina. Sebagai hadiah, Agnes berhak atas beasiswa S2/S3 dari Universitas Indonesia serta endorsement bergengsi.
“Kaulah wanita Indonesia yang selalu memberi wah.
Tutur kata dirimu, cantik indah senyummu.
Kaulah wanita seutuhnya.
Semua karya-Mu, pengabdian-Mu kau persembahkan untuk bangsa-Mu.
Cinta dirimu harum namaku.
Memang kaulah Indonesia semah.”
Kemenangan ini sekaligus menjadikannya wakil Indonesia di Miss Supranational 2026 di Polandia.(nf)











