JAKARTA, gitamedia.com-Gubernur Banten Andra Soni mendapat penghargaan sebagai kepala daerah yang peduli dan fokus pada peningkatan pendidikan dan pelayanan publik pada momen Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) Awards 2026 di gedung Pustakaloka Nusantara 4 DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (16/6/2026). Penghargaan diberikan oleh Ketua KWP Ariawan.
Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan, sektor pendidikan merupakan salah satu program prioritas selama kepemimpinannya yang sudah disusun dalam RPJMD 2025-2030 dalam rangka menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul melalui peningkatan kualitas pendidikan serta membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat Banten.
“Kami berterima kasih, upaya yang sudah dilakukan mendapat apresiasi dari rekan-rekan KWP,” katanya.
Sejak pertama kali menjabat sebagai gubernur, Andra Soni membuat kebijakan sekolah swasta gratis untuk jenjang SMA, SMK, dan SKh. Pada tahun ini, program tersebut akan diperluas ke jenjang Madrasah Aliyah (MA) berstatus swasta.
“Penghargaan ini menjadi motivasi kami untuk terus konsisten, untuk terus membuka akses pendidikan yang berkeadilan bagi anak-anak usia sekolah di Banten,” katanya.
Andra Soni yakin program itu mampu mengatasi angka putus sekolah, mengatasi kesenjangan akses pendidikan serta masalah kualitas pendidikan. “Sehingga dengan memperkuat akses pendidikan itu, Banten akan semakin maju, adil merata, tidak korupsi,” ujarnya.
Penghargaan juga diberikan kepada enam kepala daerah di Indonesia, pimpinan DPR, MPR, DPD, fraksi partai di DPR, legislator serta kementrian dan lembaga lainnya dengan masing-masing kategori berbeda. KWP Awards merupakan ajang penghargaan tahunan dari para jurnalis yang bertugas di parlemen dengan tujuan memberikan apresiasi atas kerja seluruh elemen terkait berdasarkan penilaian objektif dan profesional dari para panelis dan jurnalis selama satu tahun sebelumnya.
Ketua Pelaksana KWP Award 2026 Sofyan mengatakan, KWP Award diberikan pada sosok atas dedikasi dan kontribusi para penyelenggara negara dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di masyarakat.
“Kami memahami kerja di lapangan penuh tantangan. Oleh karena itu melalui penilaian yang objektif dari para dewan juri dari berbagai kalangan profesi, kami memberikan aspirasi atas dedikasi yang begitu tinggi,” katanya.
Sofyan berharap penghargaan yang diberikan menjadi motivasi dan meningkatkan pengabdian bagi negara. Keberhasilan sebuah bangsa menurutnya tidak akan terwujud tanpa kerja kolektif seluruh elemen.
Direktur Eksekutif Survei Indonesia Abdul Hakim yang juga ketua panelis KWP Award mengatakan, penghargaan ini menjadi penting untuk memberikan penghormatan kepada para tokoh yang telah bekerja dengan penuh pengabdian untuk masyarakat. Mereka tidak selalu menjadi pusat sorotan, namun memiliki dedikasi kerja yang berorientasi pada keberhasilan.
“Saya banyak melihat sisi-sisi yang tidak banyak disorot namun perannya sangat besar dalam menjaga stabilitas negara,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pengamatan, Hakim melihat banyak tokoh yang bekerja dengan penuh ketekunan luar biasa. Di balik setiap harmoni, ada pengorbanan yang tidak dipamerkan.
“Kami melihat itu. Dedikasi yang dianggap biasa, namun sangat menentukan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Ketua DPR Puan Maharani, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin bersama seluruh unsur pimpinan DPR dan MPR, serta para legislator yang mendapat penghargaan.(nf)











