BANDUNG,GITAMEDIA.COM– Kabar duka menyelimuti tanah air atas wafatnya Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu, tokoh militer yang pernah mengemban amanah sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Menteri Pertahanan Republik Indonesia. (31/5/2026)
Ucapan duka mendalam pun datang dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat Didik Prasetiyono.
Melalui pesan tertulisnya, Didik menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya sang Jenderal.
Ia mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
“Jejak pengabdian beliau sangat panjang dan luar biasa. Mulai dari berbagai operasi militer, memimpin Kostrad, menjabat KSAD, hingga menjadi Menteri Pertahanan. Dalam berbagai kesempatan, beliau selalu menempatkan persatuan nasional, bela negara, dan stabilitas bangsa sebagai fondasi utama kehidupan bernegara,” ujar Didik.
Bagi Didik, sosok Ryamizard Ryacudu bukan sekadar tokoh nasional, melainkan mentor yang memberikan kesan mendalam. Ia mengenang kembali momen 20 tahun silam, tepat saat dirinya mengikuti Pendidikan Tarkorna FKPPI di Secapa AD Bandung pada tahun 2006.
“Tepat hari ini, 20 tahun lalu, saya berkesempatan mendengarkan langsung materi dari beliau. Yang paling saya ingat adalah penekanannya tentang loyalitas kepada negara, disiplin, dan pentingnya menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” kenangnya sembari menyertakan foto ikonik dirinya dengan kepala plontos saat menjadi siswa Tarkorna X/2006.
Didik menambahkan bahwa nilai-nilai kebangsaan yang ditanamkan almarhum akan selalu relevan bagi generasi penerus. Semangat pengabdian tanpa pamrih yang selalu disampaikan almarhum diharapkan tetap hidup dan menjadi inspirasi dalam menjaga kedaulatan NKRI.
“Selamat jalan, Jenderal. Terima kasih atas ilmu, keteladanan, dan pesan kebangsaan yang pernah Bapak tanamkan kepada kami. Semoga semangat pengabdian Bapak terus mengalir pada kami generasi berikutnya,” pungkasnya. (system)











