PONTIANAK ,13 Maret 2026 – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, memberikan jaminan bahwa ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Kalimantan Barat dipastikan aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Dalam keterangannya pada 13 Maret 2026, Wagub Krisantus menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah berkoordinasi intensif dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk memantau distribusi dan memperkuat pasokan di seluruh titik pengisian.
Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap peningkatan konsumsi yang biasanya terjadi saat arus mudik dan perayaan lebaran.
Wagub Kalbar Krisantus menegaskan bahwa Stok Terjamin, dan mengimbau untuk Anti Panic Buying serta akan menindak tegas spekulan yang menimbun.
Ketersediaan BBM dan LPG di seluruh SPBU serta agen di Kalimantan Barat dalam kondisi stabil dan mencukupi.
Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan melakukan pembelian secara wajar sesuai kebutuhan. Krisantus menekankan agar warga tidak melakukan penimbunan atau pembelian berlebih (panic buying) yang justru dapat memicu antrean panjang dan gangguan distribusi.
Pemerintah Provinsi bersama aparat penegak hukum akan melakukan pengawasan ketat di lapangan.
Krisantus memperingatkan bahwa pemerintah tidak akan segan menindak tegas para spekulan atau pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang mencoba melakukan penimbunan stok untuk mencari keuntungan pribadi.
“Kami pastikan stok aman. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir hingga harus mengantre panjang atau membeli dalam jumlah berlebihan. Kami juga sudah instruksikan tim untuk mengawasi setiap penyaluran agar tidak ada ruang bagi oknum penimbun,” ujar Krisantus Kurniawan.
Langkah pengamanan stok ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memberikan kenyamanan bagi umat Muslim di Kalimantan Barat dalam merayakan hari kemenangan. (sisgin)











