TANGERANG, (gitamedia.com) – Kota Tangerang melanjutkan komitmennya dalam menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat dengan mengikuti verifikasi penilaian Kota Sehat Tingkat Nasional 2025. Pemerintah Kota Tangerang menargetkan predikat tertinggi, yaitu Swasti Saba Wistara Paripurna, setelah sebelumnya berhasil meraih predikat Swasti Saba Wistara sebanyak empat kali dari tahun 2017 hingga 2023.
Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi erat antara pemerintah dan masyarakat. “Kami optimis di 2025 ini bisa naik ke Paripurna. Tentunya ini tidak instan, karena proses penilaian dilakukan secara bertahap,” jelas Sachrudin usai pemaparan dokumen di Tangerang Live Room Puspem Kota Tangerang.
Menurutnya, terdapat sembilan tatanan Kota Sehat yang menjadi tolok ukur utama, mencakup aspek lingkungan, fasilitas publik, dan kesehatan masyarakat. Semua data dan capaian telah diunggah ke aplikasi Si Pantas untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas. Setelah verifikasi dokumen, tim penilai dari pusat dijadwalkan akan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kesesuaian data.

Sachrudin juga menyoroti peran aktif masyarakat sebagai kunci keberlanjutan program ini. Ia menegaskan bahwa tujuan utama bukan hanya meraih predikat, melainkan bagaimana seluruh warga secara bersama-sama menjaga lingkungan, menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan merawat fasilitas publik.
Proses verifikasi ini turut dihadiri Ketua Forum Kota Tangerang Sehat (FKTS), Siti Rochayah, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah. Kehadiran mereka menegaskan keseriusan dan komitmen kolektif seluruh pihak dalam mewujudkan Kota Tangerang yang lebih sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Dr. Hj. Yeti Rohaeti, Program Kota Sehat adalah sebuah inisiatif multi-sektoral yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, lembaga non-pemerintah, hingga partisipasi aktif masyarakat. Tujuan utamanya bukan sekadar penilaian atau penghargaan, melainkan menciptakan kondisi lingkungan yang bersih dan nyaman, serta pola hidup masyarakat yang sehat secara berkelanjutan.
Predikat “Swasti Saba Wistara Paripurna” merupakan tingkatan tertinggi dalam kategori Kota Sehat. Untuk mencapainya, sebuah kota harus memenuhi seluruh tatanan yang ditetapkan, serta menunjukkan konsistensi dan inovasi dalam penerapan program kesehatan di seluruh wilayahnya. Penilaian ini berfokus pada keberlanjutan program dan dampak nyata yang dirasakan oleh warga, bukan hanya pada capaian administrasi. (Advertorial)











