LAHAT, GITAMEDIA.COM– Pemadaman listrik massal atau blackout melanda hampir seluruh wilayah Pulau Sumatera sejak dini hari tadi. Gangguan yang berlangsung selama kurang lebih 8 jam ini berdampak luas, mulai dari Lampung hingga Pekanbaru, dan baru mulai berangsur normal pada pukul 01.16 WIB. (Jumat, 22/5/2026)
Berdasarkan investigasi awal PT PLN (Persero), pemadaman dipicu oleh gangguan pada jaringan transmisi interkoneksi utama Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV ruas Lubuk Linggau – Lahat di Sumatera Selatan.
Faktor alam menjadi penyebab utama, di mana jaringan tersebut terkena sambaran petir serta adanya gangguan pada sisi jaringan 150 kV yang diakibatkan oleh aktivitas penebangan pohon di sekitar jalur transmisi.
Jalur Lubuk Linggau – Lahat merupakan tulang punggung sistem kelistrikan Sumatera. Kegagalan pada jalur ini menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan pasokan daya yang memicu anjloknya tegangan (voltage swing) secara drastis.
Guna menghindari kerusakan yang lebih fatal pada mesin pembangkit dan infrastruktur jaringan, sistem proteksi otomatis PLN segera memutus aliran listrik secara meluas.
Hal ini menyebabkan pemadaman total di berbagai provinsi, meliputi Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung, Sumatera Barat, Riau, hingga Sumatera Bagian Utara.
Setelah upaya perbaikan dan penormalan selama 8 jam, pasokan listrik di beberapa wilayah krusial, termasuk jalur Lampung-Pekanbaru, dilaporkan mulai kembali menyala pada Sabtu (23/5) dini hari.
PLN terus melakukan pemantauan ketat pada sistem interkoneksi untuk memastikan stabilitas tegangan dan mencegah terjadinya gangguan susulan.
Warga diimbau untuk tetap berhati-hati saat menyalakan kembali peralatan elektronik pasca pemadaman guna menghindari lonjakan beban listrik di rumah masing-masing. (system)











