Cikarang, gitamedia.com– Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bekasi, Shahril Hasibuan, S.Fil., M.I.P., menekankan pentingnya membentuk generasi muda yang berideologis kuat. Menurutnya, pondasi ideologis tersebut harus berakar dari kebebasan berpikir yang matang.
Pernyataan tersebut disampaikan Shahril Hasibuan saat hadir menjadi narasumber dalam Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) yang digelar oleh Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kabupaten Bekasi.
Kegiatan yang mengusung tema “Home For Growth, Menjadikan GMNI Untuk Ruang Tumbuh” ini berlangsung di Gedung Balai Rakyat Pemda Kabupaten Bekasi pada Sabtu-Minggu, 26-27 September 2026.
Dalam sesi materi, alumnus Jurusan Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang kemudian menyelesaikan studi Magister Ilmu Pemerintahan di Universitas Indonesia (UI) ini memberikan pemaparan mengenai Pengantar Filsafat. Ia mengajak para peserta untuk mengasah nalar kritis sebelum memantapkan diri berorganisasi.
“Membangun generasi berideologis, diawali dari diskusi dalam Pengantar Filsafat bagi para mahasiswa yang berkehendak bebas untuk menjadi ber-GMNI,” ujar Shahril Hasibuan di hadapan para peserta.
Sebagai alumni GMNI yang kini juga mengemban amanah sebagai Anggota Kompartemen Agama, Kepercayaan, dan Kebudayaan Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Alumni (DPP PA) GMNI, Shahril Hasibuan memberikan suntikan semangat dan doa bagi para calon anggota baru agar proses berproses mereka di organisasi mendapat rida dari Tuhan Yang Maha Esa.
“Kiranya Sang Khalik mengejawantahkan teman-teman yang ingin ber-GMNI. Merdeka!” tegas Shahril Hasibuan yang disambut pekikan merdeka dari seluruh kader yang hadir.
Melalui PPAB ini, GMNI Kabupaten Bekasi diharapkan dapat terus menjadi wadah yang inklusif dan progresif bagi mahasiswa untuk bertumbuh, serta melahirkan pemikir-pemikir bangsa yang berlandaskan asas Marhaenisme. (sg)











