BERASTAGI,gitamedia com– Pemerintah Kabupaten Karo secara resmi memulai pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Peresmian ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, bersama Ketua Komite II DPD RI, Dr. Badikenita Br Sitepu, SE, SH, MSi, di Desa Gurusinga, Kecamatan Berastagi.
Pada tahun anggaran ini, Kabupaten Karo berhasil memperjuangkan alokasi sebanyak 500 unit rumah bantuan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Program ini menjadi bukti nyata kolaborasi erat antarlini pemerintahan demi mengentaskan rumah tidak layak huni di Bumi Turang.

Bupati Karo Antonius Ginting menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas sinergi yang ditunjukkan oleh pemerintah pusat serta perwakilan daerah di tingkat nasional.
Menurutnya, program ini menyentuh aspek paling mendasar dari kesejahteraan keluarga.
“Hari ini, saya bersyukur Kabupaten Karo mendapatkan alokasi 500 unit bantuan BSPS untuk membantu masyarakat memiliki rumah yang lebih layak huni. Bersama Ketua Komite II DPD RI, Ibu Badikenita Br Sitepu, kami melakukan peletakan batu pertama di Desa Gurusinga, Kecamatan Berastagi, sebagai tanda dimulainya program ini,” ujar Bupati Antonius Ginting.
Bupati Antonius menekankan bahwa hunian yang layak merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas hidup dan generasi masa depan masyarakat Karo yang lebih baik.
“Bagi saya, rumah bukan sekadar tempat berteduh, tetapi tempat keluarga membangun harapan dan masa depan. Semoga bantuan ini membawa kebahagiaan dan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat penerima manfaat. Terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat untuk Kabupaten Karo. Karo Unggul, Karo Sejahtera. Mejuah-juah! 🙏,” pungkasnya.

Di lokasi yang sama, Ketua Komite II DPD RI, Badikenita Br Sitepu, mengungkapkan bahwa pencapaian alokasi ini melalui proses verifikasi yang cukup panjang.
Pemerintah Kabupaten Karo pada awalnya mengusulkan sebanyak 1.200 unit bantuan perumahan swadaya.
“Setelah melalui proses verifikasi ketat, sebanyak 500 unit disetujui untuk direalisasikan. Kami berharap persiapan ke depan semakin matang sehingga program serupa dapat menjangkau lebih banyak lagi masyarakat Karo yang membutuhkan hunian sehat,” kata perwakilan DPD RI asal Sumatera Utara tersebut.
Program BSPS ini dijalankan secara swadaya, di mana pemerintah memberikan dana stimulan guna memicu gotong royong masyarakat dalam membangun rumah yang memenuhi standar keselamatan, kesehatan, dan kecukupan luas minimum.
Melalui momentum peletakan batu pertama ini, Pemkab Karo berkomitmen untuk terus mendorong perluasan program peningkatan taraf hidup masyarakat di sektor permukiman di masa mendatang. (sg)











