SEMARANG, GITAMEDIA.COM- Barisan Muda Kosgoro (BMK) 1957 bersiap menggelar Musyawarah Besar (Mubes) V pada 8-10 Agustus 2026 di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Forum strategis nasional yang akan diikuti oleh sekitar 250 peserta dari seluruh provinsi di Indonesia ini mengusung misi besar dalam penguatan kaderisasi kepemudaan.
Sekretaris Jenderal DPP BMK 1957, Almanzo Bonara, menegaskan bahwa Mubes V kali ini mengusung tema “Konsistensi Kaderisasi dan Kesinambungan Konsolidasi Barisan Muda Kosgoro 1957 sebagai Kader Penggerak untuk Kejayaan Partai Golkar Menuju Indonesia Emas 2045.” Menurutnya, tema tersebut diambil demi memastikan kesinambungan kepemimpinan bangsa ke depan.
“Kaderisasi merupakan kebutuhan utama bagi Kosgoro 1957 dan Partai Golkar agar terus melahirkan kader-kader berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Almanzo Bonara dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).
Almanzo menambahkan bahwa kaderisasi merupakan fondasi utama organisasi dalam mencetak pemimpin masa depan. Penyelenggaraan Mubes V ini juga menjadi bagian dari komitmen nyata kepengurusan di bawah kepemimpinan Ketua Umum BMK 1957 Kemas Ilham Akbar bersama jajaran pengurus yang terpilih sejak tahun 2021.
“BMK 1957 memiliki sejarah panjang dalam melahirkan kader-kader yang berkiprah di Partai Golkar maupun di tingkat nasional. Komitmen itu akan terus kami lanjutkan melalui penguatan kaderisasi,” pungkas Almanzo.
Sebelumnya, Ketua Panitia Mubes V BMK 1957, Siswanto, menjelaskan bahwa forum tertinggi organisasi ini akan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati. Selain menjadi forum pengambilan keputusan, Mubes V juga akan diisi dengan berbagai materi penguatan kapasitas kader (upgrading).
Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir menjadi narasumber, di antaranya Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji, Ketua Bidang Ormas DPP Partai Golkar Fahd A. Rafiq, Ketua Bidang Pemuda DPP Partai Golkar Said Aldi Al Idrus, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, para mantan Ketua Umum BMK 1957, serta tokoh politik Jawa Tengah H. Muhammad Saleh.
Di sisi lain, Ketua Organizing Committee (OC) Mubes V BMK 1957, Mahardika Soemantri, menyampaikan bahwa persiapan penyelenggaraan saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Acara tahun ini akan dikemas secara dinamis dengan memadukan konsep formal persidangan dan konsep informal, seperti kegiatan city tour untuk memperkenalkan kearifan lokal Semarang sekaligus memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.
“Mubes BMK 1957 tidak hanya menjadi ruang formal organisasi, tetapi juga ruang informal yang tetap menjaga substansi dan semangat konsolidasi kader,” tutup Mahardika. (sg)











