TANGERANG,gitamedia.com– Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kurniawan, resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran Tahun 2026 Angkatan 15.
Agenda strategis untuk mendukung kebijakan transformasi digital di bidang pendidikan ini berlangsung dari Senin hingga Rabu, 2–4 November 2026, bertempat di Hotel ibis Styles Serpong BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.
Guna memastikan penyampaian materi berjalan optimal dan berbobot, bimtek ini menghadirkan para pakar dan narasumber kompeten di bidangnya.
Para narasumber tersebut berasal dari unsur internal dan eksternal kementerian, antara lain dari Direktorat PAUD, Pusdatin / Pusdatin Edu / DuTek, serta gabungan dari unsur Dinas Pendidikan, Akademisi, dan Praktisi.
Kolaborasi para ahli ini dihadirkan untuk mengupas tuntas rangkaian materi komprehensif bagi peserta, meliputi:
- Pengenalan PID: Fitur & Operasional Dasar
- Strategi Pemanfaatan Platform Rumah Pendidikan (Ruang Murid) untuk Pembelajaran
- Penyusunan Perencanaan Pembelajaran dengan Memanfaatkan Bahan Ajar Digital Interaktif
- Praktik Pembelajaran Mendalam dengan Memanfaatkan Bahan Ajar Digital Interaktif
- Pengembangan Bahan Ajar Digital Interaktif sesuai dengan Tujuan Pembelajaran Pada Fase Fondasi
- Pelaporan Bantuan Digitalisasi Pembelajaran
Sebanyak 180 Guru PAUD dari berbagai daerah tercatat menjadi peserta aktif. Mereka berasal dari Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kota Cilegon, Kota Serang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, serta perwakilan lintas provinsi dari Kota Jambi dan Kota Palembang.
Berdasarkan informasi yang diperoleh media di lokasi acara, para guru peserta yang hadir mengungkapkan rasa antusiasnya terhadap pelatihan ini, salah satunya Novi Hani Safitri, peserta asal Kabupaten Serang.
Menurutnya, materi yang disajikan sangat relevan dengan tantangan mengajar anak usia dini di era modern.
“Pelatihan ini sangat membantu kami, terutama dalam memahami operasional dasar PID dan cara merancang bahan ajar digital yang interaktif. Dengan platform seperti Ruang Murid, kami optimis bisa menghadirkan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan tidak membosankan bagi anak-anak di Fase Fondasi,” ujar Novi Hani Safitri saat diwawancarai di lokasi acara.
Di sela-sela pelaksanaan bimtek, ditegaskan pula komitmen Direktorat PAUD yang saat ini sedang aktif membangun Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (ZI-WBBM).
Integrasi antara kompetensi teknologi, transparansi dari para narasumber, serta akuntabilitas pelaporan bantuan diharapkan mampu mempercepat terwujudnya tata kelola pendidikan yang bersih dan responsif.
Melalui bimbingan langsung dari para narasumber, para guru PAUD diharapkan mampu mengimplementasikan bahan ajar digital inovatif secara tepat dan efektif pada Fase Fondasi di satuan pendidikan masing-masing. (sg)











