gitamedia.com – Karanggede, Boyolali (04/02/2023) Universitas Diponegoro melakukan Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilaksanakan mulai tanggal 3 Januari sampai 16 Februari 2021, KKN ini sebagai proses pembelajaran pemberdayaan masyarakat berbasis SDGs. Dalam pelaksanaan KKN ini mahasiswa diharapkan dapat membantu dalam peningkatan kemampuan serta keterampilan sumberdaya manusia pada masyarakat perdesaan di lokasi KKN dilaksanakan. Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan. Sebagai bagian dari upaya untuk mencapai target tujuan pembangunan berkelanjutan nasional (SDGs Nasional) hingga ke tingkat desa, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menerbitkan Permendesa PDTT No. 13 Tahun 2020 yang berfokus pada SDGs desa. Kegiatan pemberdayaan ini dilakukan guna melakukan pengelolaan potensi lokal desa. Pengelolaan ini dilaksanakan, karena adanya kesadaran, pengetahuan, pengalaman dan konsep pada diri masyarakat.
Banyak potensi alam di desa yang masih belum dikelola secara baik. Hal ini disebabkan karena ketidakmampuan dalam penguasaan teknologi, pendidikan masyarakat yang relatif rendah serta kecenderungan sifat penduduk desa yang menerima kondisi apa adanya. Oleh karena itu pemberdayaan masyarakat dilakukan guna memberikan dorongan kepada masyarakat sehingga memiliki kemampuan untuk memahami permasalahan yang dihadapi, mengelola potensi desa, serta mampu merencanakan kegiatan yang dibutuhkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu bentuk inovasi dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UNDIP TIM 1 2023 Desa Bangkok, Karanggede, Boyolali adalah dengan cara membuat peta jalur wisata desa guna mengembangkan wisata yang telah ada. Saat proses pembuatan peta jalur wisata melibatkan salah satu perangkat desa.
Pelaksanaan program kerja ini membutuhkan waktu 6 hari dengan proses yang diawali dengan koordinasi, survey lokasi, pembuatan konsep, penyelesaian desain dan revisi. Koordinasi dilakukan pada (26/01/2023) membahas wisata yang ada di Desa Bangkok dan rencana survey lokasi. Survey lokasi dilakukan pada hari ke-2, pada saat survey bersamaan membuat jalur wisata menggunakan aplikasi Avenza Maps dengan cara tracking atau merekam jalur perjalanan. Sehabis survey melaksanakan pembuatan konsep jalur wisata yang dapat mudah dilalui oleh wisatawan. Lalu pada hari ke-3 dan ke-4 melakukan pembuatan desain dengan menggunakan bantuan software ArcGIS. Setelah desain selesai dibuat kemudian dilakukan pengecekan kembali dengan bapak Pandu pada (30/01/2023). Desain sudah disetujui, kemudian proses terakhir melaksanakan pencetakan peta.
Serah terima peta jalur wisata desa dilakukan dalam bentuk cetak pada (31/01/2023) bersamaan dengan penyerahan produk produk dari program kerja KKN lainnya di balai desa. Dengan adanya Peta tersebut dalam Pelaksanaan program kerja ini diharapkan bisa membantu pengembangan objek wisata tersebut dan pengunjung untuk menuju lokasi. Peta jalur wisata ini kedepannya akan dipasang pada salah satu titik persimpangan jalan, dimana jalan di titik itu sedikit membingungkan bagi yang bukan orang asli daerah sini.
Penulis:
Mohammad Syahlan – Prodi Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan
Dosen Pembimbing Lapangan :
1. Dr. Ir. Baginda Iskandar Moeda Tampoebolon, M.Si, IPM
2. Reni Wiyatasari, S.S, M.Hum
3. Irfan Murtadho Yusuf, S.A.P, MPM
(***)











