Jakarta (gitamedia.com) – Leit Star (sering ditulis Leitstar) adalah istilah yang merujuk pada “bintang penuntun” atau petunjuk jalan.
Pada 12 Januari 2026, istilah ini menjadi perhatian publik setelah Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menganugerahkan Bintang Jasa Penghormatan Leit Star kepada sejumlah tokoh senior partai dalam acara Rakernas PDI Perjuangan di Jakarta.
Salah satu tokoh yang menerima penghargaan ini adalah dr.Ribka Tjiptaning Ketua DPP PDI Perjuangan.
Ribka Tjiptaning Proletariyati adalah politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan seorang dokter yang dikenal karena vokal dalam isu kesehatan dan hak asasi manusia.
Ribka dikenal sebagai tokoh “Arus Bawah” yang Vokal dan Kritis, Sering menentang regulasi yang dianggap merugikan rakyat kecil, terutama di sektor kesehatan dan ketenagakerjaan.
Ribka Tjibtaning secara Ideologis Memegang teguh prinsip keberpihakan pada kaum proletar, sesuai dengan nama belakang yang ia sematkan sendiri, “Proletariyati”.
Ribka Tjibtaning Tetap konsisten aktif dalam politik praktis meskipun tidak lagi memiliki kursi di Senayan, dengan fokus pada pengabdian sosial dan kesehatan melalui jalur partai.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas, kepatuhan, dan kontribusi besar para kader senior yang dianggap menjadi inspirasi atau “bintang penuntun” bagi kader lainnya.
Selain dr. Ribka Tjiptang ,kader pelopor yang diberikan penghargaan yakni kepada
1. Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, Rachmat Hidayat
2.Mantan Wali Kota Surakarta, F.X. Hadi Rudyatmo
3.Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Adi Wijaya
4.Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun
5.Bupati Gianyar, I Made Agus Mahayastra.

Secara filosofis, istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan posisi Pancasila dalam kehidupan bernegara di Indonesia.
Pancasila disebut sebagai Leitstar dinamis, yang berarti bintang penuntun yang menjadi orientasi arah bangsa untuk mencapai kemajuan, keadilan, dan kemakmuran.
Konsep ini berakar dari pemikiran Soekarno yang menempatkan Pancasila bukan hanya sebagai fondasi statis, tetapi juga penuntun jalan yang dinamis bagi bangsa.
Terdapat lembaga kursus bahasa Inggris bernama LEIT (Leadership-English Institute) yang memfokuskan pengajaran pada nilai-nilai kepemimpinan.
Dalam bahasa Jerman, Leitstern berarti bintang kutub atau penunjuk arah. Dalam konteks navigasi, ini merujuk pada bintang referensi yang digunakan untuk melacak benda langit. (*)
(sistim)











