JAKARTA, Gitamedia.com– Bagi pekerja, perlindungan jaminan sosial tidak berhenti pada manfaat saat terjadi risiko kerja. Akses terhadap hunian yang layak juga menjadi bagian penting dalam mendukung kesejahteraan pekerja dan keluarganya.
Hal inilah yang turut menjadi perhatian BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Salemba dalam memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak.
Melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) PLKK Triwulan III Tahun 2026 sekaligus Sosialisasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) serta Manfaat Layanan Tambahan (MLT), BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Salemba mempertemukan mitra Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) dan mitra perbankan untuk memperkuat koordinasi sekaligus memperluas pemahaman mengenai manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kegiatan yang berlangsung di The Hermitage Hotel, Jakarta, tersebut mengusung tema “Penguatan Kemitraan dalam Mendukung Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja”.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Salemba, Widodo, mengapresiasi keterlibatan para mitra dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kemitraan yang kuat menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan peserta memperoleh layanan yang optimal sekaligus memahami berbagai manfaat yang tersedia.
“Kami mengapresiasi kehadiran dan komitmen seluruh mitra dalam kegiatan ini. Monev bukan hanya menjadi ruang untuk mengevaluasi pelaksanaan layanan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan menyamakan pemahaman agar pelayanan kepada peserta semakin baik,” ujar Widodo.
Ia menambahkan, salah satu hal yang perlu terus disosialisasikan kepada pekerja adalah Manfaat Layanan Tambahan (MLT), khususnya fasilitas pembiayaan perumahan bagi peserta program Jaminan Hari Tua (JHT).
“MLT merupakan salah satu manfaat yang perlu lebih banyak diketahui oleh pekerja. Melalui fasilitas ini, peserta JHT memiliki akses terhadap beberapa skema pembiayaan perumahan, baik untuk memiliki rumah maupun memenuhi kebutuhan terkait tempat tinggal. Kami berharap mitra dapat ikut menyosialisasikan manfaat ini kepada pekerja di lingkungan masing-masing,” lanjutnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan layanan PLKK. Evaluasi mencakup kualitas pelayanan, koordinasi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan mitra, serta berbagai hal yang perlu ditindaklanjuti untuk meningkatkan kualitas layanan kepada peserta.
Selain evaluasi layanan, turut dibahas persiapan perpanjangan perjanjian kerja sama dengan mitra PLKK yang akan berakhir pada Desember 2026. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan keberlanjutan kerja sama dan kualitas layanan penanganan kecelakaan kerja bagi peserta.
Dari aspek pencegahan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Materi tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman mitra mengenai pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan perusahaan, termasuk langkah-langkah pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.
Sementara dari sisi pemberdayaan pekerja, peserta mendapatkan informasi mengenai Manfaat Layanan Tambahan (MLT), khususnya fasilitas pembiayaan perumahan bagi peserta JHT. MLT mencakup sejumlah skema pembiayaan, yaitu Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP), dan Kredit Konstruksi (KK).
Bagi BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Salemba, penyampaian informasi MLT kepada mitra menjadi penting karena mitra memiliki posisi strategis sebagai penghubung informasi kepada pekerja. Dengan pemahaman yang lebih baik, informasi mengenai manfaat tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diteruskan kepada pekerja di lingkungan masing-masing.
Kegiatan diikuti oleh perwakilan mitra PLKK, mitra perbankan penyalur MLT, serta jajaran BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Salemba. Diskusi dan tanya jawab menjadi bagian dari rangkaian kegiatan, membahas berbagai hal mulai dari pelaksanaan layanan PLKK, penerapan SMK3, hingga mekanisme dan peluang pemanfaatan MLT.
Melalui kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Salemba terus mendorong kemitraan yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kerja sama, tetapi juga pada perluasan manfaat bagi pekerja.
Kolaborasi dengan mitra PLKK diharapkan mampu menjaga kualitas layanan ketika pekerja menghadapi risiko kecelakaan kerja. Di sisi lain, sinergi dengan mitra perbankan diharapkan dapat membantu memperluas akses informasi mengenai fasilitas pembiayaan perumahan sebagai bagian dari manfaat tambahan yang dapat dimanfaatkan peserta.
“Harapannya, setelah kegiatan ini informasi yang diperoleh dapat diteruskan kepada pekerja. Semakin banyak pekerja yang mengetahui hak dan manfaatnya, semakin besar pula peluang mereka untuk memanfaatkan program BPJS Ketenagakerjaan secara optimal,” tutup Widodo.











