Jakarta, gitamedia.com – Mantan Gubernur Jawa Timur sekaligus salah satu tokoh kunci dalam pergerakan nasionalis, Dr. H. Soekarwo, S.H., M.Hum., resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Upacara pengambilan sumpah jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Presiden di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (02/10/2026).
Pria yang akrab disapa Pakde Karwo ini melenggang kembali ke lingkaran utama Istana dengan membawa modal rekam jejak yang sangat kokoh.
Sebagai salah satu figur utama dalam struktur Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) dan mantan kepala daerah berprestasi, kehadiran Soekarwo dinilai strategis untuk memperkuat pemikiran nasionalisme berkeadilan serta perumusan kebijakan strategis nasional.
Pilar Gerakan Nasionalis: Kiprah di DPP PA GMNI
Di dunia organisasi kebangsaan, nama Dr. H. Soekarwo memiliki pengaruh yang sangat diperhitungkan. Saat ini, ia mengemban amanah penting sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Nasional DPP PA GMNI untuk periode 2021–2026.
Keterlibatannya dalam menjaga marwah ajaran Soekarnoisme dan menjembatani kaum intelektual nasionalis sudah berlangsung lama.
Jauh sebelum menempati posisinya yang sekarang, Pakde Karwo merupakan Ketua Umum DPP PA GMNI periode 2010–2015.
Peran ganda sebagai ideolog sekaligus praktisi birokrasi membuatnya dipandang mampu menyuntikkan nilai-nilai kebangsaan yang konstruktif dan taktis langsung ke pusat pemerintahan melalui pos barunya ini.
Bapak Pembangunan Daerah: Sukses Dua Periode Pimpin Jawa Timur
Selain dikenal sebagai nakhoda kaum nasionalis, rekam jejak kepemimpinan publik Soekarwo teruji nyata saat memimpin sebagai Gubernur Jawa Timur selama dua periode (2009–2019).
Selama satu dekade menakhodai provinsi terbesar kedua di Indonesia tersebut, ia mencatatkan keberhasilan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Melalui konsep inovasi ekonomi kerakyatan yang ia gagas—dikenal dengan sebutan “Jatimnomics”—Soekarwo berhasil memperkuat daya tahan sektor UMKM dan menarik investasi skala besar.
Pengalaman empiris dalam mengelola stabilitas sosiopolitis daerah dan memajukan perekonomian inilah yang dinilai menjadi alasan kuat Presiden untuk kembali memanggilnya ke Istana.
Jabatan di lembaga penasihat negara ini sendiri bukanlah hal baru bagi Soekarwo. Pria kelahiran Madiun tersebut sebelumnya sudah pernah dipercaya mengemban amanah sebagai Anggota Wantimpres pada periode 2019–2024.
Pengalaman melayani kepala negara secara berturut-turut menegaskan kapasitasnya sebagai salah satu penasihat paling tepercaya di republik ini.
Susunan Lengkap Pengurus Wantimpres Periode Baru
Pelantikan Soekarwo didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 107/P/2026 yang dibacakan oleh pihak Istana .
Presiden Prabowo Subianto mengambil sumpah jabatan struktur pimpinan dan keanggotaan Wantimpres yang diisi oleh total 26 tokoh nasional dari berbagai latar belakang strategis :
Ketua Wantimpres: Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc
Wakil Ketua Wantimpres: Ir. H. M. Hatta Rajasa
Sekretaris Wantimpres: Dr. Muhammad Qodari, S.Psi., M.A.
Anggota Wantimpres Lainnya:
Dr. H. Soekarwo, S.H., M.Hum.
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, Lc., M.A.
Dr. (H.C.) Hj. Sinta Nuriyah Wahid, M.Hum.
Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. M. Agum Gumelar, S.H., S.E., M.Sc.
Jenderal Pol. (Purn.) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si., Ph.D.
Dr. (H.C.) Ir. CT. Chairul Tanjung, MBA
Dr. H. Salim Segaf Al-Jufri, M.A.
K.H. Anwar Iskandar
Prof. Dr. K.H. Said Aqil Siroj, M.A.
K.H. Yahya Cholil Staquf
Rocky Gerung, S.S.
Dr. H. Bambang Soesatyo, S.E., S.H., MBA
Prof. Dr. Anwar Usman, S.H., M.H.
Ignasius Jonan, S.E., M.A.
H. Mohammad Jusuf Hamka
Dato’ Sri Prof. Dr. Tahir, MBA
Jusuf Wanandi, S.H.
Philip Kuncoro Wijaya
Letnan Jenderal TNI (Purn.) Ida Bagus Purwalaksana, S.I.P., M.M.
Dr. Ir. Mohamad Hatta
Drs. Budi Santoso Tanuwibowo, M.M.
Dr. Margarito Kamis, S.H., M.Hum.
Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty, S.Th., S.Fil., M.A.
Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago
Melalui perpaduan kapasitas matang di birokrasi pemerintahan daerah serta pengaruh ideologisnya di organisasi kebangsaan, Dr. H. Soekarwo bersama jajaran Wantimpres baru lainnya diharapkan dapat merumuskan pertimbangan politik, sosial, dan ekonomi yang objektif serta solutif demi masa depan bangsa. (GM/Red)











