JAKARTA,GITAMEDIA.COM – Pucuk kepemimpinan tertinggi Asosiasi Advokat Indonesia Nasional Bersatu (AAI NB) kini resmi dinakhodai oleh pasangan pemimpin baru yang visioner. Melalui forum Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Bersama Rekonsiliasi yang digelar pada 3–4 Juli 2026 di Menara Peninsula Hotel, Jakarta, Prof. Dr. Jamin Ginting, S.H., M.H., M.Kn. resmi terpilih sebagai Ketua Umum Perdana, didampingi Ruth M. Simamora, S.H., M.H., M.Kn. yang mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal
Terpilihnya Prof. Jamin Ginting dan Ibu Ruth Simamora menjadi tonggak sejarah krusial. Keduanya memegang mandat penuh sebagai simbol persatuan untuk melebur dua kepengurusan AAI yang sebelumnya terpisah (kubu Arman Hanis, S.H. dan kubu Dr. Ranto Simanjuntak) menjadi satu wadah tunggal yang kokoh dan berwibawa di tingkat nasional
Menempatkan Prof. Jamin Ginting pada posisi Ketua Umum dan Ruth Simamora pada posisi Sekretaris Jenderal dinilai sebagai keputusan strategis yang menempatkan figur-figur dengan kapasitas intelektual tertinggi di garda terdepan organisasi. Ketua Umum Prof. Dr. Jamin Ginting, S.H., M.H., M.Kn.,Beliau adalah Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Hukum sekaligus Direktur Pusat Studi Konstitusi dan Anti Korupsi di Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan (UPH). Sebagai pakar hukum pidana nasional terkemuka yang lahir di Medan, kehadiran sang profesor membawa marwah keilmuan, integritas akademis, serta nama besar di ruang publik untuk memimpin organisasi profesi ini.
Sekretaris Jenderal – Ruth M. Simamora, S.H., M.H., M.Kn.: Beliau adalah praktisi hukum senior (Managing Partner) dan Kurator Kepailitan bersertifikasi (AKPI) dengan jam terbang lebih dari 15 tahun . Merupakan lulusan Magister Kenotariatan Universitas Indonesia (UI), Ruth dikenal sebagai motor penggerak organisasi yang jeli, taktis, serta memiliki pemahaman mendalam atas realita lapangan dan kebutuhan advokat daerah.
Dalam sambutan perdananya pasca-terpilih, Ketua Umum AAI NB Prof. Jamin Ginting menegaskan kepemimpinannya akan membawa dampak luas melampaui internal AAI. “Hari ini kami mendeklarasikan pendirian organisasi baru bernama Asosiasi Advokat Indonesia Nasional Bersatu. Kita harapkan langkah maju ini bisa menjadi role model atau teladan bagi organisasi-organisasi advokat lainnya di Indonesia untuk menyudahi perpecahan dan kembali bersatu,” ujar Prof. Jamin tegas di hadapan ratusan peserta dan awak media.
Prof. Jamin memastikan bahwa di bawah komandonya, tidak ada lagi sekat antar-anggota. Seluruh advokat dari kepengurusan sebelumnya otomatis terintegrasi ke dalam kepengurusan bersama yang akan segera ia bentuk dari tingkat pusat hingga daerah.
Sebagai jangkar administratif organisasi, Sekretaris Jenderal Ruth Simamora memberikan jaminan pelayanan yang transparan dan adil bagi seluruh anggota, terutama bagi para advokat di daerah yang mendambakan kepastian perlindungan hukum. “Tugas administrasi dan konsolidasi organisasi ke depan sangat besar, namun kami siap langsung bekerja demi kepentingan dan pelayanan seluruh anggota. Fokus kami adalah memastikan hak-hak anggota terpenuhi dengan baik,” tutur Ruth.
Ruth juga menegaskan sikap inklusif kepengurusan baru ini dengan menyatakan bahwa gerbang organisasi akan selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin bersatu. “Pintu rumah AAI Nasional Bersatu ini tidak pernah dikunci. Pintu rekonsiliasi selalu terbuka lebar bagi seluruh rekan-rekan advokat seperjuangan. Di sini tidak ada lagi kubu A atau kubu B, yang ada adalah satu wadah profesi yang bergerak maju,” pungkasnya.
Sebagai pemegang mandat tertinggi, Ketua Umum dan Sekjen kini memimpin langsung Tim Formatur Rekonsiliasi bersama tokoh-tokoh senior untuk menyusun jajaran personalia lengkap DPP AAI Nasional Bersatu. Di bawah kepemimpinan dwitunggal Jamin-Ruth, organisasi dipastikan bergerak cepat merealisasikan tiga program utama: modernisasi organisasi berbasis digital, peningkatan kompetensi advokat bertaraf internasional, serta penguatan bantuan hukum gratis (pro bono) bagi masyarakat pencari keadilan. (sg)











