JAKARTA,GITAMEDIA.COM– Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP PA GMNI), Dr. Abdy Yuhana, S.H., M.H., mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan momentum 6 Juni sebagai ruang refleksi mendalam atas warisan pemikiran bapak bangsa, Bung Karno.
Melalui unggahan resminya pada Sabtu (6/6/2026), Abdy Yuhana mengenang kembali proses kelahiran Sang Fajar yang menandai perubahan zaman. Ia mengutip pernyataan ikonik Bung Karno: “Ketika aku lahir, saat itu bukan hanya awal dari hari yang baru, tetapi juga awal dari abad yang baru. Aku dilahirkan pada 1901.”
Menurut Abdy, tanggal 6 Juni merupakan momen krusial untuk mengenang sosok yang memiliki peran sentral dalam perjalanan panjang sejarah Indonesia. Sebagai Proklamator, Presiden Pertama RI, sekaligus Penggagas Pancasila, Bung Karno telah meletakkan fondasi kebangsaan yang kokoh.
“Bung Karno mengajarkan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya dibangun dengan keberanian, tetapi juga dengan pengetahuan, persatuan, dan keyakinan akan masa depan yang lebih baik,” ujar Abdy Yuhana dalam keterangannya.
Lebih lanjut, politisi sekaligus akademisi ini menekankan bahwa gagasan-gagasan Bung Karno bukanlah sekadar arsip sejarah, melainkan kompas yang masih sangat relevan untuk menghadapi dinamika Indonesia saat ini.
“Banyak hal yang bisa dieksplorasi dari berbagai macam pemikiran-pemikiran Bung Karno yang sangat relevan dengan kondisi Indonesia hari ini,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Abdy Yuhana menyampaikan ucapan selamat atas peringatan hari lahir ke-125 sang penyambung lidah rakyat tersebut dengan semangat nasionalisme yang tinggi.
“Selamat memperingati 125 Tahun Hari Lahir Bapak Bangsa, Bung Karno. Merdeka!” pungkasnya. (sg)











