KOTA SERANG – Memasuki satu tahun kepemimpinan, Wali Kota Serang Budi Rustandi bersama Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia menunjukkan capaian pembangunan yang terukur dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Mengusung visi “Satu Arah Kemajuan: Ekonomi Mandiri untuk Kesejahteraan Warga”, berbagai indikator makro Kota Serang pada 2025 mengalami tren positif.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 76,90 pada 2024 menjadi 77,50 di 2025. Peningkatan ini ditopang oleh membaiknya layanan kesehatan dan daya beli masyarakat, dengan usia harapan hidup mencapai 75,63 tahun.
Di sektor ekonomi, laju pertumbuhan ekonomi tercatat 5,2 persen, naik dari 4,71 persen tahun sebelumnya. PDRB per kapita juga meningkat dari Rp58,49 juta menjadi Rp61,65 juta.
Kinerja ini beriringan dengan penurunan tingkat pengangguran terbuka menjadi 6,95 persen melalui program Serang Kreatif Produktif, serta penurunan angka kemiskinan menjadi 5,51 persen.
Kepala Bapperida Kota Serang, W. Hari Pamungkas, menyebut capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas perangkat daerah di bawah arahan wali kota. Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur yang dilakukan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui efek ganda.
Salah satunya pembangunan Jalan Usaha Tani di Kasemen yang mendukung konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kota Serang menargetkan capaian ini terus meningkat, termasuk mendorong IPM mencapai 78,48 pada 2027. (Bin)











