CILEGON,GITAMEDIA.COM– Pemerintah Kota Cilegon tancap gas memperkuat ekosistem inovasi daerah melalui Rapat Koordinasi Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Tahun 2026.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan sosialisasi Inovasi Award ke-IV tingkat kota ini digelar di Kantor Bapperida Kota Cilegon, Rabu (1/4/2026).
Acara yang diinisiasi oleh Bidang Riset dan Inovasi Daerah ini menghadirkan seluruh pengurus Posyantek se-Kota Cilegon serta para inovator masyarakat. Tujuannya jelas: memperluas partisipasi inovasi yang berbasis pada kebutuhan lokal di tingkat akar rumput.
Kepala Bapperida Kota Cilegon, Ahmad Jubaedi, menegaskan bahwa Posyantek memiliki peran kunci dalam mendorong bottom-up innovation. Menurutnya, teknologi yang tepat guna harus lahir dari keresahan dan kebutuhan masyarakat itu sendiri.
“Posyantek harus menjadi garda terdepan dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dengan solusi teknologi. Jika ini berjalan optimal, maka inovasi tidak hanya lahir dari pemerintah, tetapi juga dari masyarakat,” ujar Jubaedi.
Ia menambahkan, penguatan Posyantek adalah strategi konkret untuk mendongkrak posisi Cilegon di level nasional. “Kami menargetkan peningkatan Indeks Inovasi Daerah (IID) dan daya saing Kota Cilegon melalui kolaborasi lintas sektor yang terintegrasi,” tegasnya.
Kategori Peserta dan Apresiasi Pemenang
Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah, Rina Fatwa Aulia, menjelaskan bahwa Inovasi Award ke-IV tahun 2026 ini akan membuka ruang kompetisi bagi berbagai elemen masyarakat yang terbagi dalam beberapa kategori utama, antara lain:
Kategori Masyarakat umum & Pelajar/Mahasiswa: Fokus pada penemuan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang aplikatif.
Kategori ASN/Perangkat Daerah: Fokus pada inovasi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
Kategori Posyantek Unggulan: Apresiasi bagi lembaga kemasyarakatan yang aktif melakukan pembinaan inovasi di wilayahnya.
Berdasarkan skema penghargaan tahun sebelumnya di Berita Banten dan Kabar Reformasi, para pemenang diproyeksikan akan menerima uang pembinaan dengan rincian:
Juara I: Rp5.000.000 + Trofi & Piagam.
Juara II: Rp4.000.000 + Trofi & Piagam.
Juara III: Rp3.000.000 + Trofi & Piagam.
“Inovasi Award ini kami dorong sebagai ruang akselerasi. Kami berharap Posyantek lebih aktif dalam melakukan identifikasi dan pendampingan terhadap inovasi potensial di wilayahnya masing-masing agar kualitas inovasi Cilegon terus meningkat,” pungkas Rina. (sg)











