JAKARTA, (gitamedia.com) – Gelaran bergengsi Soemitro Economic Forum Seri II sukses diselenggarakan di Keraton Majapahit, Jakarta Timur, pada Kamis (12/3/2026).
Forum ini menghadirkan diskusi mendalam mengenai arah ekonomi bangsa dengan menghadirkan deretan tokoh nasional sebagai pembicara utama.
Dalam sesi tersebut, Prof. Ganjar Razuni tampil memaparkan materi bertajuk “Perspektif Ideologis dalam Soemitronomic: Harapan dan Problematik Pelaksanaannya”.
Beliau membedah gagasan ekonomi kerakyatan warisan Prof. Soemitro Djojohadikusumo dari sudut pandang ideologi kenegaraan, serta bagaimana tantangan nyata dalam mengimplementasikannya di era modern.
“Soemitronomics bukan sekadar teori angka, melainkan manifestasi ideologis untuk mencapai kemandirian ekonomi. Namun, tantangan pelaksanaannya terletak pada sinkronisasi kebijakan global dengan kepentingan domestik,” ujar Prof. Ganjar di hadapan audiens.

Selain Prof. Ganjar, forum ini juga menghadirkan tokoh intelijen dan militer Jenderal Purn. Dr. A.M. Hendropriyono, serta politisi muda Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.
Kehadiran ketiga tokoh ini memberikan perspektif lintas generasi dan lintas disiplin, mulai dari aspek keamanan nasional hingga peran pemuda dalam melanjutkan tonggak ekonomi nasional.
Soemitro Economic Forum Seri II ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi para pemangku kebijakan dalam merumuskan strategi ekonomi yang berlandaskan pada nilai-nilai luhur bangsa namun tetap relevan dengan dinamika pasar internasional.

Berdasarkan latar belakang beliau, Prof. Dr. Drs. Adv. Ganjar Razuni, S.H., M.Si. adalah sebagai akademisi senior sekaligus praktisi kebijakan publik dengan keahlian mendalam di bidang ilmu politik dan hukum.
Prof. Dr. Drs. Adv. Ganjar Razuni, S.H., M.Si. kini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu tokoh intelektual publik yang diperhitungkan di Indonesia.
Pasca pengukuhannya sebagai Guru Besar Ilmu Politik di Universitas Nasional (UNAS), sosok yang akrab disapa “Bung Ganjar” ini terus memberikan kontribusi pemikiran kritis terhadap dinamika demokrasi dan politik nasional.
Prof. Ganjar Razuni merupakan sosok yang memiliki latar belakang pendidikan multidisiplin yang kuat. Meraih gelar Doktor di Universitas Padjadjaran (Unpad), ia mengombinasikan keahlian di bidang Ilmu Politik, Hukum (Advokat), dan Hubungan Internasional.
Karier pengabdiannya membentang luas di berbagai lembaga tinggi negara dan organisasi strategis, di antaranya:Sekretaris Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI (2019-2024).Anggota DPR/MPR RI (1997-2002).Staf Khusus Menko Kesra RI (2009-2014) dan Staf Khusus Ketua DPR RI (2004-2009).Wakil Ketua Balitbang DPP Partai Golkar dan tokoh senior di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
Sebagai seorang akademisi, Prof. Ganjar dikenal vokal dalam menyoroti fenomena politik kontemporer.
Salah satu isu yang sering ia angkat adalah bahaya “Demokrasi Cukong” yang dianggapnya dapat merusak tatanan kedaulatan rakyat. Ia juga sering memberikan perspektif historis-politik yang mendalam, seperti metafora “Bung Karno dan Pak Harto bagaikan dua sisi mata koin” dalam membangun narasi persatuan nasional.

Ketokohannya tidak hanya terbatas pada dunia politik dan kampus. Keterlibatannya sebagai Wakil Sekjen KONI Pusat menunjukkan kepeduliannya pada dunia olahraga, sementara perannya di organisasi seperti Satkar Ulama memperlihatkan sisi religiusitas dan kedekatannya dengan berbagai lapisan masyarakat.
Dengan integritas akademik dan pengalaman birokrasi yang panjang, Prof. Ganjar Razuni merepresentasikan profil tokoh yang mampu menjembatani teori-teori ilmiah dengan praktik kebijakan di lapangan, menjadikannya rujukan penting dalam diskursus pembangunan politik Indonesia masa depan.
(sisgin)











