Jakarta (gitamedia.com)- Tepat sehari sebelum berulang tahun ke-70, Hakim Konstitusi Arief Hidayat meluncurkan 7 buku sekaligus sebagai warisan intelektualnya.
Karya-karya ini merekam perjalanan hidup, gagasan, dan refleksi beliau tentang konstitusi, Pancasila, negara hukum, serta kepemimpinan hingga menjelang purna tugas di Mahkamah Konstitusi.
Pada Hari Senin, 02 Februari 2026,Mahkamah Konstitusi menyelenggarakan acara “Peluncuran dan Bedah Buku Arief Hidayat : 13 Tahun Mengabdi Sebagai Hakim Konstitusi ” Di Aula Gedung I Mahkamah Konstitusi, Jakarta.
Acara ini menjadi momen bersejarah , dimana Hakim Konstitusi Arief Hidayat meluncurkan tujuh buku sekaligus, merekam perjalanan, gagasan, dan refleksinya selama mengabdi di MK.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh dari berbagai bidang, baik secara langsung maupun daring, menambah semarak suasana peluncuran dan Bedah buku.
Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia menyelenggarakan Kegiatan “Peluncuran dan Bedah Buku dalam Rangka Purna Tugas Y.M. Hakim Konstitusi Bapak Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.S. setelah 13 Tahun Mengabdi sebagai Hakim Konstitusi dengan tema acara “Memoar 70 Tahun Arief Hidayat dan Warisan Pemikiran Seorang Guru”.
Kegiatan ini yang diselenggarakan pada Hari Senin, 2 Februari 2026 dimulai 09.00 WIB yang dapat diikuti Zoom Cloud Meeting dan Live di YouTube Mahkamah Konstitusi RI dibuka oleh Dr. Suhartoyo, S.H., M.H. (Ketua Mahkamah Konstitusi RI).
Sekapur Sirih disampaikan Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.S. (Hakim Konstitusi RI)
Narasumber menghadirkan Prof. Sudjito, S.H., M.Si.
(Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM)), Paulus Tri Agung Kistanso(Wakil Pimpinan Umum Harian KOMPAS),Sukidi
(Pemikir Kebhinekaan) dan dimoderatori oleh Andini Effendi (Jurnalis Independen Indonesia).
( sg)











