Pertemuan yang berlangsung di ruang aspirasi ini, dihadiri oleh ketua Satgas Pencegahan Wilayah II Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Priyanto, dalam paparannya beliau menyatakan korupsi kerap terjadi berada di wilayah perencanaan dan penganggaran. Menurut beliau, celah penyalahgunaan wewenang dan korupsi seringkali terjadi didaerah, akibat kurangnya monitoring dari Pemerintah Daerah (Pemda), dan Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP).
Bapak Agus Priyanto menyampaikan, Monitoring Center For Prevention (MCP) dapat menjadi salah satu cara dalam melakukan pencegahan korupsi, dengan MCP Masyarakat dan Pemda dapat berkontribusi dalam melaporkan indikasi-indikasi pada tindak korupsi.
“Saya sampaikan dalam beberapa kesempatan, MCP merupakan alat dipemerintah daerah untuk mengecek tata kelola, sehingga korupsi agaknya susah untuk dilakukan. sehingga untuk mencegah korupsi ada tools namanya MCP.”
Agus juga mengingatkan kepada semua Anggota DPRD Kota Tangsel, bahwa dalam pencegahan korupsi, yang paling utama yaitu integritas. “Tentu point utama yaitu integritas, karena sebagus apa pun sistem yang dibuat kalau integritasnya menurun akan jelek juga outputnya dan dari data yang ada di Kota Tangsel hingga saat ini terbilang bagus.”Tutupnya.
(Humas Protokol)










