JAKARTA,GITAMEDIA.COM – Momen Hari Raya Idul Fitri 1447 H dimaknai sebagai titik balik untuk memperkuat komitmen ideologis dalam membela hak-hak rakyat. Hal tersebut disampaikan oleh Fairuz Munawir Nasution dalam pesan hangatnya menyambut 1 Syawal.
Menurut Fairuz, Idul Fitri bukan sekadar kembali kepada fitrah, melainkan momentum untuk meneguhkan perjuangan melawan ketidakadilan. Ia menekankan bahwa kemerdekaan sejati hanya bisa diraih jika rakyat telah terbebas dari jerat kemiskinan dan penindasan.
“Momentum kemenangan ini harus menjadi titik refleksi untuk memperkokoh persatuan dan menyalakan kembali api keberpihakan pada kaum Marhaen,” ujar Fairuz dalam keterangannya.
Menutup pesannya, Fairuz menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh lapisan masyarakat. Ia berharap energi Idul Fitri kali ini menjadi kekuatan baru untuk terus bergerak dan mengabdi demi kesejahteraan bersama.
“Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin atas segala khilaf. Mari kita berjuang bersama rakyat. Merdeka!” pungkasnya. (sg)











