Dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia nelayan serta mendukung keberlanjutan usaha perikanan tangkap, Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap menyelenggarakan Pelatihan Laminasi Kapal Perikanan pada Rabu, 4 Februari 2026, bertempat di Kantor BPP Kronjo, Kabupaten Tangerang.
Kegiatan ini dipimpin oleh Ibu Lili Ariyanti, S.Pi., M.E. dan diikuti oleh 50 orang nelayan pesisir Kabupaten Tangerang. Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan pembekalan keterampilan teknis kepada nelayan, khususnya dalam hal perawatan dan penguatan kapal perikanan sebagai sarana utama kegiatan melaut.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari PT Samudera Jelazah Internasional, yaitu Bapak Aminoto, serta tim teknis laminasi kapal Zainal Abidin dan Agus Cristiyanto. Para narasumber memberikan materi secara komprehensif, mulai dari penjelasan dasar mengenai pentingnya laminasi kapal hingga praktik langsung yang dapat diaplikasikan oleh nelayan di lapangan.
Materi pelatihan yang disampaikan meliputi beberapa tahapan penting, yaitu persiapan permukaan kapal, penyiapan bahan laminasi, proses laminasi kapal perikanan, tahapan pengeringan (curing), serta proses finishing. Seluruh materi disampaikan secara sistematis agar peserta dapat memahami setiap tahapan dengan baik dan mampu menerapkannya secara mandiri.
Tujuan utama dari pelatihan laminasi kapal perikanan ini adalah untuk memperkuat struktur lambung kapal, mencegah kebocoran, memperpanjang umur pakai kapal, serta meningkatkan keamanan dan keselamatan nelayan saat melaut. Dengan kapal yang lebih kuat dan terawat, diharapkan risiko kerusakan kapal di tengah laut dapat diminimalisir sehingga aktivitas penangkapan ikan dapat berjalan lebih aman dan optimal.
Melalui kegiatan pelatihan ini, nelayan diharapkan memiliki keterampilan tambahan sebagai bentuk diversifikasi usaha, tidak hanya dalam kegiatan penangkapan ikan tetapi juga dalam perawatan dan perbaikan kapal perikanan. Hal ini sejalan dengan upaya meningkatkan kemandirian nelayan, efisiensi biaya operasional, serta keberlanjutan sektor perikanan tangkap di Kabupaten Tangerang.











