JEPANG,GITAMEDIA.COM — Jarak ribuan kilometer tidak menjadi penghalang bagi diaspora masyarakat Karo di Jepang untuk tetap menjaga spiritualitas dan merawat kebersamaan.
Malam ini, Minggu (28 Juni 2026), komunitas Kalak Karo yang menetap di Negeri Sakura akan berkumpul secara virtual dalam Kebaktian Online Pos Pelayanan Ibadah (PI) Jepang yang difasilitasi oleh Moderamen Gereja Batak Karo Protestan (GBKP).
Tingginya pertumbuhan pekerja, mahasiswa, dan profesional muda asal Tanah Karo di Jepang dalam beberapa tahun terakhir mendorong pentingnya sebuah wadah spiritual yang adaptif
Sebagai respons pastoral terhadap fenomena diaspora ini, Moderamen GBKP menginisiasi Pos PI Jepang. Mengingat persebaran warga Karo yang tersebar di berbagai wilayah prefektur di Jepang, pemanfaatan teknologi digital menjadi jembatan utama untuk merawat iman sekaligus menjaga kelestarian identitas budaya serta bahasa ibu (Cakap Karo) di perantauan.
Ibadah virtual kali ini terasa sangat spesial karena akan dilayani langsung oleh Pdt. Krismas Imanta Barus, M.TH, L.M. Kehadiran Ketua Umum Moderamen GBKP sebagai pengkhotbah menjadi bentuk dukungan pastoral dan perhatian besar sinode terhadap dinamika kehidupan spiritual warga Karo di luar negeri.
Untuk menghadirkan nuansa ibadah yang autentik seperti di kampung halaman, GBKP Runggun Kabanjahe Kota (Klasis Kabanjahe) dipercaya sebagai petugas kebaktian. Perpaduan liturgi dan lagu pujian khas Karo diharapkan mampu memberikan penguatan iman bagi para perantau di tengah kesibukan mereka di Jepang.
Bagi jemaat dan masyarakat umum yang ingin bergabung, berikut adalah detail pelaksanaan kebaktian:
1. Hari/Tanggal: Minggu, 28 Juni 2026
2.Waktu: Pukul 21:00 Waktu Jepang (19:00 WIB)
3.Akses Ibadah: Aplikasi Zoom dan siaran langsung via kanal YouTube Moderamen GBKP
Melalui undangan resmi berbahasa Karo, panitia mengajak seluruh diaspora untuk hadir dan saling mengingatkan agar tidak ada yang terlewat. “Shalom Mejuah-juah! Man bandu anggota jemaat GBKP si tading i Jepang, ula kita sitading-tadingen. Bujur,” tulis panitia dalam rilisnya.
Tingginya pertumbuhan pekerja, mahasiswa, dan profesional muda asal Tanah Karo di Jepang dalam beberapa tahun terakhir mendorong pentingnya sebuah wadah spiritual yang adaptif. Sebagai respons pastoral terhadap fenomena diaspora ini, Moderamen GBKP menginisiasi Pos Pelayanan Ibadah (PI) Jepang.
Mengingat persebaran warga Karo yang tersebar di berbagai wilayah prefektur di Jepang, pemanfaatan teknologi digital seperti Zoom dan Live Streaming YouTube menjadi jembatan utama.
Pos PI Jepang tidak hanya berfungsi sebagai ruang penguatan iman di tengah kultur budaya asing yang kontras, tetapi juga menjadi episentrum sosial bagi komunitas Kalak Karo untuk saling mendukung, berbagi informasi, dan menjaga kelestarian identitas budaya serta bahasa ibu (Cakap Karo) di perantauan. (sg)











