"DIALOG DAN ORASI KEBANGSAAN: Jakarta dan Problematika Kebangsaan". Senin (19/10/2026)
SHARE
JAKARTA,gitamedia.com – Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP PA GMNI) menggelar ruang dialog dan pertukaran gagasan bertajuk “DIALOG DAN ORASI KEBANGSAAN: Jakarta dan Problematika Kebangsaan”.
Acara ini diselenggarakan untuk membedah bagaimana posisi dan peran Jakarta dalam menjawab berbagai tantangan kebangsaan di tengah dinamisnya perubahan zaman serta perkembangan sosial, ekonomi, dan politik saat ini.
- Advertisement -
Dalam menyuarakan pemikiran serta merumuskan solusi atas problematika tersebut, DPP PA GMNI mengundang rekan-rekan alumni, aktivis, dan masyarakat luas untuk hadir berdiskusi bersama narasumber utama, yaitu Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, MM.
Berdasarkan pantauan jurnalis gitamedia.com di lokasi, agenda penting ini berlangsung pada:
Hari/Tanggal: Senin, 19 Oktober 2026
Waktu: Pukul 11.30 WIB (siang) hingga sore hari
Tempat: Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 8–9, Jakarta Pusat
Suasana di lokasi acara dipadati oleh antusiasme peserta yang luar biasa. Tampak ratusan alumni GMNI, kader GMNI, beserta para undangan memenuhi ruang Balai Agung untuk mengikuti jalannya diskusi kebangsaan ini dengan khidmat.
Ketua Umum DPP PA GMNI-Arief Hidayat
Dalam jalannya acara, turut memberikan sambutan di awal kegiatan, antara lain Ketua Umum DPP PA GMNI, Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.S., serta Sekretaris Jenderal DPP PA GMNI, Dr. Abdy Yuhana, S.H., M.H.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP PA GMNI, Arief Hidayat, menekankan pentingnya menjaga persatuan nasional di tengah arus perubahan zaman.
“Alumni GMNI harus senantiasa konsisten merajut persatuan dan menjaga kohesi sosial, serta menjadi mitra kritis yang solutif bagi pemerintah daerah guna menghadapi tahun-tahun ke depan yang penuh dinamika kebangsaan,” tegas Arief.
Senada dengan hal tersebut, Sekjen DPP PA GMNI, Abdy Yuhana, menambahkan bahwa gagasan marhaenisme harus diimplementasikan secara konkret melalui kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil.
“Evaluasi kondisi kebangsaan di tingkat regional seperti Jakarta memerlukan komitmen ideologis yang kuat agar keadilan sosial tidak sekadar menjadi jargon, melainkan menyentuh kehidupan akar rumput,” ujar Abdy.
Sekretaris Jenderal DPP PA GMNI -Abdy Yuhana
Sementara itu, dalam orasi kebangsaannya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk memastikan keadilan sosial hadir secara nyata di ibu kota.
Bersama jajarannya, ia terus mengawal tiga pilar utama pembangunan, yakni sektor pendidikan, kesehatan, serta jaminan perlindungan sosial.
“Keadilan harus terasa nyata melalui pelayanan publik yang dapat diakses oleh semua golongan, pembangunan yang merata, dan tidak ada yang boleh tertinggal dari kemajuan kota ini. Pembangunan Jakarta sebagai kota global harus tetap berorientasi pada kemaslahatan rakyat kecil, kelompok rentan, pekerja informal, hingga pelaku UMKM,” tutur Pramono Anung dalam orasinya.
Gubernur DKI Jakarta -Pramano Anung Wibowo
Selain itu, acara ini juga turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting beserta jajaran struktural fungsionaris organisasi, di antaranya: Dr. Darmansjah Djumala, M.A. (Dewan Pakar DPP PA GMNI / Mantan Duta Besar RI),Ir. Ugik Kurniadi, M.T. (Wakil Ketua Umum DPP PA GMNI).Riano Oscha, S.H. (Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPP PA GMNI),Guntut Soekarnoputra (Ketua Dewan Ideologi DPP PA GMNI),Dr. (H.C.) Ir. Siswono Yudo Husodo (Ketua Dewan Kehormatan DPP PA GMNI).Drs. Riad Oscha Chalik (Sekretaris Dewan Pertimbangan Nasional DPP PA GMNI),Drs. Palar Batubara (Sekretaris Dewan Kehormatan DPP PA GMNI / Ketua Presidium Pusat Periode 2006–2010),Dwi Rio Sambodo, S.E., M.M. (Mantan Ketua DPD PA GMNI Jakarta Raya / Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta) dan Jajaran DPP PA GMNI lainnya.
Tidak hanya diisi oleh dewan eksekutif pusat, dialog kebangsaan ini juga dihadiri oleh jajaran pengurus daerah, termasuk perwakilan dari DPD PA GMNI Jakarta Raya, DPD PA GMNI Jawa Barat, dan DPD PA GMNI Banten.
Melalui forum dialog dan orasi kebangsaan ini, DPP PA GMNI berharap dapat melahirkan poin-poin gagasan strategis yang visioner dalam mengawal masa depan Jakarta dan menjaga keutuhan nilai-nilai kebangsaan Indonesia. (Red)