MEDAN, 17 Maret 2026 – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Ayahanda dari mantan Ketua Presidium GMNI periode 2011-2015, Twedy Noviady Ginting, yakni Bapak Sep Ginting, dikabarkan meninggal dunia pada hari ini, Selasa (17/3/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, almarhum mengembuskan napas terakhir pada pukul 11.35 WIB di RSUP H. Adam Malik, Medan. Jenazah rencananya akan disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jl. Bahagia No. 38, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Medan.
Mendengar kabar tersebut, Chrisman Damanik, S.H., selaku Ketua Presidium GMNI periode 2015-2017 sekaligus praktisi hukum, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam.
Pantauan di lokasi, tampak kiriman papan bunga dari Chrisman Damanik sebagai bentuk penghormatan terakhir.
“Mewakili keluarga besar GMNI, kami menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Sep Ginting, ayahanda dari saudara kami Bung Twedy Ginting.
Semoga almarhum tenang di sisi Bapa di Surga,” ujar Chrisman kepada wartawan di Medan.
Chrisman juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan, khususnya Bung Twedy Ginting, diberikan ketabahan dan penghiburan dalam menghadapi masa sulit ini.
Sosok Twedy Ginting sendiri dikenal luas sebagai aktivis senior yang memiliki rekam jejak panjang di kancah organisasi nasional.
Selain pernah menjabat sebagai Ketua Presidium GMNI, ia juga tercatat sebagai mantan Bendahara Umum DPP KNPI dan mengemban amanah sebagai salah satu Komisaris di perusahaan BUMN.
Keluarga besar dan kolega mulai berdatangan ke rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum . (sg)










