CIKARANG,gitamedia.com – Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 dijadikan pijakan kuat oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bekasi untuk memperkuat komitmen pengawasan demokrasi.Fokus utama diarahkan pada pengawalan hak pilih generasi muda dan pemilih pemula menyongsong Pemilu 2029.
Hal tersebut ditegaskan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Bekasi sekaligus Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Shahril Hasibuan, S.Fil., M.I.P., saat bertindak sebagai Pembina Upacara dalam upacara bendera yang digelar khidmat di Cikarang, Rabu (28/10/2026).
Dalam amanatnya, Shahril mengingatkan bahwa sejarah mencatat generasi muda sebagai penggerak utama semangat kebinekaan dan persatuan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, keterlibatan aktif mereka dalam pembangunan politik saat ini menjadi sangat krusial.
“Semangat kebinekaan itu dimulai dari pemuda. Kita sebagai pengawas pemilu senantiasa mengawasi terhadap pendataan pemilih pemula. Kita berharap di tahun 2029 nanti para pemuda dan pemilih pemula bisa menyuarakan hak pilihnya secara bebas dan bertanggung jawab,” ujar Shahril di hadapan jajaran peserta upacara, dilansir dari Humas Bawaslu Kabupaten Bekasi.
Shahril menggarisbawahi bahwa pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih pemula menjadi agenda penting. Langkah ini wajib dipastikan agar seluruh hak konstitusional warga negara, khususnya generasi muda di Kabupaten Bekasi, terjamin sepenuhnya tanpa ada yang terabaikan.
Ia juga menaruh harapan besar agar pemuda tidak sekadar menjadi penonton dalam kontestasi politik, melainkan mampu tampil sebagai motor penggerak demokrasi yang menjunjung tinggi integritas.
“Saya berharap para pemuda Indonesia menjadi generasi yang berkarakter, berintegritas, kreatif, inovatif, berdaya saing, serta memberikan kontribusi nyata untuk demokrasi di negeri kita ini,” pungkasnya.
Upacara peringatan ini diikuti secara antusias dan penuh rasa nasionalisme oleh jajaran pimpinan, pejabat struktural, staf sekretariat Bawaslu Kabupaten Bekasi, hingga jajaran pengawas pemilu tingkat wilayah. (sg)











