Kuningan,gitamedia.com – Mengabdi kepada masyarakat bukan sekadar pilihan karier, melainkan panggilan jiwa yang menuntut konsistensi dan ketulusan. Prinsip hidup inilah yang terus dipegang teguh oleh Ismah Winartono, Ketua Yayasan Bagja Niskala Nusantara. Melalui lembaga yang dipimpinnya di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, ia mendedikasikan waktu dan energinya untuk membawa dampak positif nyata di tengah masyarakat.
Di bawah kepemimpinannya, Yayasan Bagja Niskala Nusantara aktif bergerak dalam berbagai lini sosial, kemanusiaan, dan kebudayaan di wilayah Kuningan dan sekitarnya. Ismah meyakini bahwa pemberdayaan yang berkelanjutan berakar pada kepedulian yang tulus dan pengelolaan kelembagaan yang transparan serta akuntabel.

Sebagai sebuah lembaga, Yayasan Bagja Niskala merupakan tempat di mana kepedulian tumbuh dan kebahagiaan dibagikan kepada sesama.
Kehadiran yayasan yang berpusat di Jl. Salawati No. 12, Kuningan ini didedikasikan sepenuhnya untuk mereka yang membutuhkan, sekaligus menjadi wadah bagi siapa saja yang ingin berbuat lebih dalam menebar kebaikan.
Sebagai seorang figur pemimpin, Ismah Winartono dikenal dekat dengan anggota dan masyarakat sekitar di kaki Gunung Ciremai tersebut.
Ia tidak hanya merumuskan visi jangka panjang yayasan, tetapi juga kerap turun langsung ke lapangan guna memastikan setiap program bantuan, pelestarian, dan edukasi berjalan tepat sasaran bagi warga Kuningan. Pendekatan humanis inilah yang membuat sosoknya dihormati oleh rekan kerja dan para penerima manfaat.

Komitmen sosial ini terlihat nyata melalui berbagai aksi kemanusiaan yang digalang secara rutin oleh yayasan.
Dilansir dari akun Instagram resmi mereka (@yayasanbagjaniskala), salah satu program berkala yang dijalankan adalah “Jumat Bagdja”, sebuah gerakan berbagi makanan yang membawa filosofi mendalam.
Melalui program ini, yayasan menyebarkan pesan bahwa kebahagiaan itu bukan tentang seberapa banyak yang kita miliki, melainkan seberapa banyak yang bisa kita beri.
Satu senyuman dari mereka yang menerima menjadi energi yang luar biasa bagi para relawan, sekaligus mengajak publik untuk menjadikan berbagi sebagai gaya hidup.
Kisah nyata yang mengharukan sekaligus menjadi inspirasi mendalam bagi program Jumat Bagdja datang dari sepasang suami istri di Taman Cilimus.
Di sana, seorang suami yang berprofesi sebagai penjual cilok setiap harinya selalu ditemani oleh sang istri tercinta yang terduduk di atas kursi roda akibat mengalami kelumpuhan dipicu oleh hipertensi selama 7 bulan terakhir. Kesetiaan luar biasa ditunjukkan sang suami yang mulanya mengantarkan gerobak dagangannya ke tempat jualan, lalu kembali pulang untuk menjemput istrinya menggunakan kursi roda agar bisa selalu bersama.

Filosofi bahwa cinta itu sederhana—siapa yang mampu menemani, dia yang akan memenangkan hati—tercermin nyata dari kepiluan sekaligus keindahan cinta mereka.
Pihak Yayasan Bagja Niskala alhamdulillah telah berkesempatan menemui pasangan inspiratif ini secara langsung untuk menyalurkan bantuan dan sedikit berbagi kebahagiaan, dengan harapan agar mereka senantiasa dikelilingi kebaikan.
Di samping pemenuhan kebutuhan pangan harian dan perhatian pada potret sosial warga, Yayasan Bagja Niskala juga sangat responsif terhadap kedaruratan medis dan infrastruktur.
Guna memastikan jarak dan keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk mendapatkan pertolongan medis, yayasan kini menyediakan Layanan Ambulance Darurat gratis yang beroperasi di wilayah Kuningan dan sekitarnya.
Fasilitas ini hadir untuk membantu pasien gawat darurat, rujukan pasien ke rumah sakit, hingga pendampingan pasien, sebagai perwujudan prinsip bahwa kemanusiaan tidak pernah libur.

Respons cepat juga ditunjukkan yayasan dalam urusan hunian warga.
Saat meninjau kondisi rumah salah satu warga setempat yang roboh, pihak yayasan menyampaikan pesan menyentuh bahwa Tuhan tidak pernah berjanji langit selalu biru, tetapi Dia berjanji akan selalu menyertai.
Momentum ini menjadi pengingat bahwa ujian bisa datang kapan saja, namun harapan tidak boleh padam. Yayasan pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama mengulurkan tangan demi meringankan beban sesama yang tertimpa musibah.
Selain program tanggap darurat dan aksi sosial kemanusiaan, Yayasan Bagja Niskala Nusantara saat ini juga tengah membuka program bantuan kaki palsu gratis bagi masyarakat disabilitas yang membutuhkan.
Pihak yayasan menegaskan bahwa setiap orang berhak memiliki kesempatan untuk melangkah kembali dan menjalani hidup dengan lebih baik.
Pergerakan yayasan ini juga sangat cepat dalam menyikapi bencana alam lokal; salah satunya dibuktikan melalui aksi gotong royong penyaluran bantuan logistik untuk mendukung para relawan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Ciremai beberapa waktu lalu.
Tantangan dalam mengelola organisasi nirlaba tentu tidak sedikit, mulai dari sinergi program hingga keterbatasan ruang gerak akibat dinamika sosial.
Namun, dengan kepemimpinan yang adaptif dan fokus pada pencarian solusi, Ismah berhasil membawa Yayasan Bagja Niskala Nusantara tetap kokoh dan terus memperluas jaringan kolaborasinya, baik dengan elemen pemerintah daerah maupun masyarakat luas melalui donasi terbuka via QRIS dan rekening Bank Mandiri yayasan dengan nomor rekening 134-00-3297236-5 atas nama Yayasan Bagdja Niskala.
“Setiap langkah kecil yang kita lakukan untuk membantu sesama, jika dilakukan dengan konsisten, akan menciptakan gelombang perubahan yang besar bagi bangsa,” ujar Ismah dalam sebuah kesempatan.

Melalui kiprahnya yang inspiratif di Kuningan, Ismah Winartono membuktikan bahwa ketokohan sejati lahir dari kontribusi tanpa pamrih.
Dedikasi tersebut tidak hanya menghidupkan visi Yayasan Bagja Niskala Nusantara, tetapi juga menanamkan harapan baru bagi kesejahteraan masyarakat Kuningan sekaligus mengajak publik untuk mengikuti perjalanan mereka dan menjadi bagian dari kebaikan ini melalui situs resmi bagdjaniskala.com.
Bagi masyarakat yang membutuhkan Layanan Ambulance Darurat, bantuan kaki palsu, ingin melaporkan warga yang tertimpa musibah, serta berniat menyalurkan donasi berkala, Yayasan Bagja Niskala membuka layanan komunikasi melalui Hotline WhatsApp di nomor 0857-0072-7000 atau mendatangi langsung sekretariat yayasan.
( sg)
















