JAKARTA, GITAMEDIA.COM – Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) baru saja merayakan milad ke-70 dengan penuh khidmat. (Jumat, 17/04/2026)
Di balik kesuksesan perhelatan besar tersebut, sosok Sandri Rumanama yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PB SEMMI sekaligus Ketua Panitia Puncak Milad, menjadi aktor intelektual yang berhasil menyatukan berbagai elemen bangsa dalam satu panggung konsolidasi.
Dalam laporannya, Sandri Rumanama menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh tokoh bangsa, pejabat negara, dan pihak-pihak yang telah memberikan dukungan penuh.
Ia menegaskan bahwa soliditas yang terbangun dalam acara ini adalah modal utama organisasi untuk terus bertumbuh.
“Dukungan luar biasa dari berbagai pihak ini menjadi kekuatan bagi SEMMI untuk terus berkembang ke depan. Kami berterima kasih kepada para tokoh yang hadir, ini membuktikan SEMMI tetap menjadi bagian penting dalam sejarah perjalanan bangsa,” ujar Sandri di Jakarta.
Momentum ini juga menjadi ajang penguatan visi organisasi. Ketua Umum PB SEMMI, Bintang, menekankan bahwa di bawah kepemimpinan yang progresif, kader SEMMI harus aktif menjalankan fungsi kontrol sosial di tengah ketidakstabilan geopolitik dan ekonomi global.
“Pembangunan harus tetap dikontrol meskipun visinya baik. Persatuan yang kuat, seperti yang kita tunjukkan hari ini, adalah kunci mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tutur Bintang.
Senada dengan hal tersebut, Presiden Lajnah Tanfidziyah DPP Syarikat Islam, Hamdan Zoelva, memberikan catatan khusus bagi regenerasi di tubuh SEMMI.
Di usia yang ke-70, ia berharap SEMMI di bawah pengawalan pengurus saat ini mampu meningkatkan kualitas kaderisasi.
“SEMMI harus terus memperkuat pelatihan kepemimpinan karena mereka adalah calon pemimpin masa depan. Peran SEMMI sangat penting dalam mendukung pembangunan nasional melalui pengabdian masyarakat,” tegas Hamdan Zoelva.
Melalui suksesnya acara yang dipimpin oleh Sandri Rumanama ini, SEMMI kembali menegaskan komitmennya sebagai wadah pencetak pemimpin masa depan yang siap membawa Indonesia bersaing di kancah global demi visi besar Indonesia Emas 2045. (sg)











