Jakarta (gitamedia.com) – Pemerintah Kabupaten Karo Sampaikan Dukacita atas Wafatnya Letnan Jenderal TNI (Purn.) Amir Sembiring yang telah berpulang ke Rumah Bapa di Surga pada Senin, 26 Januari 2026, pukul 02.30 WIB di Jakarta, dalam usia 78 tahun.
Jenazah disemayamkan di Jambur Merga Silima Cibubur, dan akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Rabu, 28 Januari 2026.
Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG.,M.Kes.,mewakili Pemerintah Kabupaten Karo menyampaikan turut berbelasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan penghiburan dan kekuatan, serta menerima segala amal dan pengabdian almarhum.
Letjen TNI (Purn) Amir Sembiring sendiri dikenal sebagai seorang perwira tinggi TNI yang mempunyai rekam jejak panjang di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia prajurit.
Nama Letjen TNI (Purn) Amir Sembiring sempat disorot publik usai menjadi Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI (Kodiklat TNI), lembaga strategis yang memiliki peran penting terhadap pembentukan doktrin dan kualitas profesionalisme prajurit lintas matra.
Selama menjalankan tugasnya di Kodiklat TNI, dirinya dipandang berperan aktif dalam mendorong modernisasi sistem pendidikan dan latihan militer. Dirinya menekankan terkait pentingnya intgrasi doktrin, peningkatan interoperabilitas antar-matra, dan adaptasi terhadap dinamika ancaman non-konvensional yang terus dikembangkan.
Kondiklat TNI di bawah kepemimpinannya diarahkan untuk mengasilkan prajurit yang tak hanya tangguh secara fisik, tapi juga adaptif, profesional, dan berwawasan kebangsaan.
Amir Sembiring sempat meniti karir dari berbagai penugasan strategis di lingkungan TNI sebelum akhirnya mencapai pangkat Letjen. Pengalaman di lapangan, penugasan staf, sampai posisi komando membentuk karakter kepemimpinannya yang dikenal tegas tetapi komunikatif.
Rekan sejawatnya pun sering kali menilai Amir sebagai figur perwira yang menjunjung tinggi disiplin, loyalitas, hingga etika keprajuritan.
Sebagai seorang mantan Komandan Kodiklat TNI, Amir Sembiring juga dikenal mempunyai perhatian besar terhadap pembinaan generasi muda TNI. Ia sering menekankan bahwa pendidikan militer harus berjalan seiring penguatan nilai-nilai Pancasila, netralitas TNI, dan komitmen terhadap NKRI.
Setelah memasuki masa purnatugas, Letjen TNI Purn Amir Sembiring tetap dipandang sebagai tokoh militer senior yang mempunyai pandangan strategis terkait pertahanan dan keamanan nasional.
Pengalamannya di bidang doktrin dan pendidikan menjkadikannya salah satu referensi penting dalam diskursus mengenai penguatan kualitas sumber daya manusia TNI di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Adapun almarhum meninggalkan seorang istri, Maimunah Tarigan, serta tiga putri yakni Sri Atheta Ulina Sembiring, Siska Adhelina Sembiring, serta Astri Juwita Sembiring. Kepergian Letjen TNI (Purn) Amir Sembiring meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta rekan sejawat di lingkungan TNI.
(sg)











