TANGERANG, gitamedia.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengalokasikan dana pinjaman bergulir sebesar Rp5,8 miliar guna mendukung pengembangan 58 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Oktober 2025.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang, Anna Ratna, menjelaskan bahwa dana tersebut merupakan bagian dari program pinjaman berbunga rendah yang bertujuan memperkuat perekonomian desa melalui model usaha koperasi.
“Kami menjalankan program perguliran dana pinjaman dengan bunga rendah untuk mendukung operasional koperasi desa,” ujar Anna saat ditemui pada Selasa (10/9/2025).
Setiap koperasi akan menerima pinjaman hingga Rp100 juta dengan bunga hanya 5 persen per tahun. Penyaluran dana direncanakan berlangsung secara bertahap mulai Oktober mendatang.
“Insya Allah penyaluran dimulai Oktober ini, dengan alokasi Rp100 juta per koperasi,” tambahnya.
Fokus Sektor dan Pendampingan
KDMP akan difokuskan pada tiga sektor utama, yakni sembako, perikanan, dan peternakan. Selain memberikan akses pendanaan, Pemkab juga akan memfasilitasi pengadaan pasokan barang dengan menjalin kerja sama bersama Bulog dan Pertamina sebagai penyedia utama.
“Kami tidak hanya memberikan modal, tapi juga mendampingi mereka dalam tata kelola keuangan dan operasional koperasi,” jelas Anna.
Ia menambahkan, bimbingan teknis, sosialisasi, dan pengawasan rutin akan terus dilakukan guna memastikan koperasi berjalan secara profesional dan berkelanjutan.
Meskipun menghadapi beberapa kendala teknis, khususnya terkait pengurusan legalitas koperasi secara digital seperti NPWP dan NIB, Anna memastikan hal itu tidak menghambat proses secara keseluruhan.
“Kami akui masih ada kesenjangan digital, tapi bukan hambatan berarti. Kami atasi lewat penyuluhan dan pendampingan secara langsung,” tutupnya. (Adv)











