Tangsel (12/6/2025) – Dinas Pariwisata Kota Tangerang Selatan menggelar kegiatan edutrip perdana bersama para siswa Al-Muallafah Islamic School, Bintaro Jaya, sebagai bagian dari upaya mengenalkan potensi pariwisata lokal kepada generasi muda.
Sebanyak 28 siswa kelas 4 dan 5 tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan kunjungan edukatif yang berlangsung selama sekitar satu jam di Kantor Dinas Pariwisata Tangsel. Dalam kunjungan ini, para siswa diperkenalkan dengan sejarah Kota Tangsel, peran strategis Dinas Pariwisata, serta ragam destinasi unggulan yang ada di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangsel, Heru Sudarmanto, menjelaskan bahwa program edutrip merupakan bagian dari inisiatif “Paket Kolaborasi Wisata”, yang ditujukan untuk pelajar dari tingkat TK hingga mahasiswa.
“Kita sedang menyiapkan paket wisata kolaboratif yang edukatif untuk pelajar dari semua jenjang. Kunjungan dari Al-Muallafah ini menjadi pilot project, dan alhamdulillah berjalan lancar,” ungkap Heru.
Selain pemaparan materi dan sesi tanya jawab, para siswa juga diajak mengunjungi Studio Kreatif Tangsel. Di sana, mereka diperlihatkan proses pembuatan konten digital seperti podcast dan fotografi produk ekonomi kreatif. Para siswa pun berkesempatan mencoba secara langsung penggunaan peralatan produksi seperti kamera dan mikrofon.
Heru berharap program ini menjadi langkah awal yang positif dalam membangun kecintaan pelajar terhadap kota mereka.
“Ke depan, bukan hanya kunjungan ke kantor Dinas, tapi para siswa juga akan diajak langsung ke lokasi wisata di Tangsel. Jadi mereka tak hanya tahu secara teori, tapi juga bisa merasakannya secara langsung,” jelasnya.
Guru pendamping Al-Muallafah Islamic School, Muhammad Syahri Ramadan, mengapresiasi program ini dan menyebutnya sebagai pengalaman berharga bagi para siswa.
“Alhamdulillah, anak-anak senang, bisa belajar dengan cara yang menyenangkan. Kami berterima kasih kepada Dinas Pariwisata Tangsel atas sambutan dan edukasinya. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap daerahnya,” tuturnya.
Melalui edutrip ini, Dinas Pariwisata Kota Tangsel menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pendekatan edukatif dalam mempromosikan sektor pariwisata, sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap potensi lokal sejak usia dini.(bin)











