TANGERANG, Gitamedia.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cimone melakukan kunjungan ke Pasar Induk Jatiuwung pada Senin (05/06).
Adapun kedatangan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cimone tersebut dalam rangka berkoordinasi dengan pengelola Pasar Induk Jatiuwung guna mensosialisasikan program jaminan sosial BPJAMSOSTEK kepada seluruh ekosistem pasar.
Hal tersebut dikatakan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cimone A. Fauzan usai bertemu dengan Komisaris Pasar Induk Jatiuwung Indra gunawan dan Direktur Pasar Induk Jatiuwung Wito.
“Hari ini kami melakukan kunjungan kerja ke kantor Pasar Induk Jatiuwung, dimana kedatangan kami untuk bersilaturahmi dan juga sekaligus melakukan koordinasi terkait kegiatan sosialisasi yang akan kami lakukan di Pasar Induk Jatiuwung ini,” kata Fauzan.
“Rencananya, kami ingin melakukan sosialisasi program jaminan sosial BPJAMSOSTEK di Pasar Induk Jatiuwung ini. Dimana tujuannya agar seluruh ekosistem yang ada di Pasar Induk Jatiuwung dapat terlindungi melalui program jaminan sosial BPJAMSOSTEK,” lanjutnya.
Menurut Fauzan, para ekosistem pasar seperti pedagang, kuli panggul, tukang ojek dan lainnya sangat membutuhkan perlindungan jaminan sosial BPJAMSOSTEK.
“Menurut kami, masyarakat yang mencari rezeki di Pasar Induk Jatiuwung ini sangat membutuhkan program jaminan sosial BPJAMSOSTEK, apalagi kita ketahui bahwa mereka juga memiliki resiko dalam bekerja,” imbuhnya.
“Untuk itu, diharapkan melalui sosialisasi ini nantinya para ekosistem pasar ini dapat menjadi peserta BPJAMSOSTEK yang dapat melindungi mereka. Sehingga mereka dapat bekerja lebih fokus, nyaman, dan aman, sehingga hasil yang diperoleh pun bisa semakin meningkat,” tutupnya.
Sementara itu, Direktur Pasar Induk Jatiuwung Wito menyambut baik atas kunjungan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cimone ke Pasar Induk Jatiuwung.
“Terimakasih saya ucapkan atas kunjungan teman-teman BPJS Ketenagakerjaan kesini, kami Pasar Induk Jatiuwung siap berkolaborasi dalam memberikan perlindungan kepada seluruh ekosistem yang ada di Pasar Induk Jatiuwung,” katanya.
Ia juga menambahkan, bahwa Pasar Induk Jatiuwung juga memiliki Klinik dr. Rianti. Dimana dirinya berharap Klinik dr. Rianti tersebut bisa berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan.
“Apalagi di Pasar Induk Jatiuwung ini, kami juga memiliki Klinik yang bernama Klinik dr Rianti. Dimana kita juga bisa berkolaborasi, sehingga nantinya Klinik kami ini nantinya dapat menjadi PLKK BPJAMSOSTEK dan seluruh ekosistem pasar wajib menjadi peserta BPJAMSOSTEK,” ujarnya.
Untuk diketahui, bahwa menurut undang- undang, BPJS Ketenagakerjaan diberikan amanah untuk menyelenggarakan 5 program jaminan sosial ketenagakerjaan yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
Saat ini, untuk mempercepat perlindungan kepada seluruh pekerja Indonesia, BPJamsostek terus menggalakan kampanye bertema “Kerja Keras Bebas Cemas”. Kampanye ini bertujuan mengajak seluruh pekerja apa pun, formal seperti karyawan atau buruh, maupun pekerja informal seperti nelayan, pedagang, petani, driver ojol hingga pekerja seni mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.











