Kabuapaten Tangerang, (gitamedia.com) – Ketua DPRD melaksanakan rapat dengar pendapat terkait anak yang tenggelam di bekas galian di daerah Pakuhaji. Manajemen pengembang beserta pemangku kebijakan sekitar diundang pada rapat yang digelar Rabu, 22 Februari 2023.
Dalam rapat yang berlangsung di gedung Eks DPRD ini, warga mengeluhkan bahwa galian yang berada di kawasan Bangun Laksana Persada tesebut cukup dalam. Selain itu, di daerah sekitar juga tidak ada pengaman dan papan peringatan akan bahaya galian. Hal ini diyakini menjadi salah satu sebab adanya korban jiwa.
Dalam pertemuan ini, H. Kholid Ismail menyayangkan musibah yang menimpa warga Desa Kalibaru, seorang anak berusia 12 tahun berinisial SD yang meninggal dunia karena terpeleset di bekas galian tersebut. Ia meminta agar semua kegiatan harus diantisipasi dampak terburuknya, baik kepada pekerja, pengguna, maupun warga sekitar.
“Kita ucapkan innalillahi turut bela sungkawa. Mudah-mudahan arwahnya diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan. Hal ini menjadi perhatian kita semua,” ujar H. Kholid.
Ketua DPRD meminta pengembang dalam membuat bangunan harus sesuai dengan apa yang sudah tertuang di dalam dokumen amdal, yang mana dalam pembuatannya itu pengembang sudah menyanggupi semua isinya. Oleh karenanya, jika pengembang keluar dari dokumen itu, maka terdapat upaya pengingkaran di situ.
“Bahwa apa yang sudah tertuang di dokumen amdal ini sudah disahkan dan sudah ditandatangani pemerkasa untuk menyanggupi semua yang tertuang didalamnya. Kalau keluar dari apa yang dinyatakan (dari dokumen) bisa disebut melakukan upaya pengingkaran,” terang H. Kholid.
Beliau juga menyampaikan akan turun langsung ke lapangan untuk mengetahui apa saja yang menjadi keluhan masyarakat sekitar yang terkena dampak dari kawasan tersebut. “Kita akan lihat lagi apa yang sudah tertuang dalam dokumen amdalnya yang merupakan induk dari sebuah pembangunan. Apakah itu sudah atau belum dilaksanakan, kita akan lihat ke lapangan,” tambah pimpinan DPRD itu.
Dalam rapat ini turut hadir perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, perwakilan Dinas Tata Ruang & Bangunan, perwakilan Satpol PP, Camat Pakuhaji, Kepala Desa Laksana, Lurah Pakuhaji, Kepala Desa Buaran Bambu, Kepala Desa Kramat, dan Kepala Desa Kali Baru, serta tokoh masyarakat setempat.(bin)











