Tangsel, (gitamedia.com) – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kelurahan Setu mengadakan acara peringatan 1 Abad NU sekaligus peringatan Isra Mi’raj 1444 H, yang diadakan di halaman Musholla At-Taqwa, Kampung Cadasmapar, Kelurahan Setu.
Acara ini merupakan kolaborasi antara PRNU Kelurahan Setu dengan Rijalul Anshor yang dipimping oleh Kyai Tb. Imamuddin, bersama dengan Pengurus Anak Ranting NU Kp. Cadasmapar.
Menjelang perhelatan tersebut, panitia yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat menyemarakkan sekitar lokasi acara dengan memasang 100 bendera NU. Hal ini sebagai simbolis dari usia NU yang sudah menginjak 1 abad.
Pada acara tersebut, ditampilkan beberapa penampilan, mulai dari tim qosidah Al-Hidayah, Pagar Nusa, dan tim Hadroh Ponpes Assa’adah.
Pada sambutannya, ketua panitia sekaligus ketua Tanfidziyah PRNU Setu, Ustadz Bashar Maulana, mengatakan bahwa 1 abad NU ini merupakan momentum untuk mengenal NU lebih dalam, dan menguatkan ghiroh keagamaan yang sesuai dengan Ahlu Sunnah Wal Jama’ah.
“Kita harus berbangga dan berterima kasih pada NU. NU dengan kiprahnya sudah berjasa dalan mengantarkan kita pada Islam yang saat ini kita jalani, Islam yang lembut, yang rahmatan lil ‘aalamiin”.
Selanjutnya, Lurah Kelurahan Setu, Bapak Adhi Mustofa, sangat mengapresiasi atas upaya masyarakat untuk senantiasa berkolaborasi dengan pemerintah.
“Ini adalah bentuk kolaborasi yang diharapkan, NU sebagai Ulama dapat selalu membersamai Umaro untuk hadir mengayomi masyarakat, demi menjaga dan meningkatkan nilai-nilai religius di tengah-tengah masyarakat”, ujar beliau.
Adapun acara ini diisi dengan dzikir dan pembacaab Istighitsah Hasyimiyah, dan ceramah agama yang disampaikan oleh Kyai Sarbini. Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan terkait kiprah NU yang sudah begitu besar untuk kita dan bangsa Indonesia, dan menceritaan peristiwa serta hikmah subtansial Isra Mi’raj yang harus jadi momentum muhasabah diri dalam peningkatan kualitas ibadah, khususnya ibadah sholat.
“Setelah dari acara ini, kita harus berbenah diri, ini adalah waktu yang pas untuk kita membenahi sholat kita, dan meningkatkan kualitas ibadah kita”, ungkapnya.
Acara ini dihadiri oleh banyak tokoh masyarakat, pengurus NU, mulai dari pengurus Ranting, MWC, PCNU, IPNU IPPNU, Ansor Banser, Pagar Nusa, ibu-ibu Majelis Ta’lim, Karang Taruna, para pejabat pemerintahan wilayah, dan warga Nahdliyyin yang ada di wilayah Setu dan sekitarnya.(bin)











